Berita

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni/Net

Hukum

Pimpinan Komisi III Minta Publik Tunggu Proses Hukum Penembakan 6 Laskar FPI

SELASA, 08 DESEMBER 2020 | 17:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Semua pihak diminta tetap menunggu proses hukum terkait penembakan terhadap laskar FPI pengawal Habib Rizieq Shihab hingga menimbulkan enam korban jiwa di Tol Cikampek, Senin dinihari (7/12).

Bila merujuk proses hukum yang sedang berlangsung, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai apa yang dilakukan polri sudah sesuai hukum yang berlaku.

"Menurut saya polisi sudah sesuai SOP dan hukum, karena memang kalau diserang, polisi wajib membela diri untuk dirinya maupun orang lain. Ini ada undang-undangnya dan dalam aturan juga dibenarkan,” kata Sahroni kepada wartawan, Selasa (8/12).


Hal tersebut diperkuat dengan adanya beberapa barang bukti berupa senjata tajam dan senjata api yang diduga milik laskar FPI. Saat ini, publik diminta menunggu keterangan lanjutan berdasarkan bukti-bukti pendukung.

“Saya yakin polisi juga masih menyiapkan dan akan melengkapinya,” ujarnya.

Di sisi lain, bila Polri melakukan pelanggaran hak asasi manusia (HAM), Komisi III DPR sebagai mitra kerja juga tak akan tinggal diam, melainkan proaktif mengawal masalah ini.

“Memang semua pihak berhak berkumpul dan berorganisasi, namun apabila sudah meresahkan negara apalagi menyentuh hal-hal kriminal, tetap harus ada tindakan agar aturan hukum tetap berlaku,” pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya