Berita

Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Choirul Anam/Net

Hukum

Turun Tangan, Komnas HAM Gali Keterangan FPI Soal Penembakan 6 Pengawal Habib Rizieq

SENIN, 07 DESEMBER 2020 | 21:51 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kasus penembakan yang dialami laskar Front Pembela Islam (FPI) saat mengawal Habib Rizieq Shihab kini tengah diselidiki Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Secara khusus, Komnas HAM menyelidiki perbedaan keterangan antara Polri dan FPI soal penembakan yang menyebabkan enam pengawal Habib Rizieq meninggal dunia.

"Saat ini sedang mendalami informasi untuk memperdalam berbagai informasi yang beredar di publik," ujar Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Choirul Anam melalui keterangan pers kepada wartawan, Senin (7/12).


Ia melanjutkan, pihaknya menggali keterangan dari FPI terkait kronologi penembakan di tol Cikampek Senin dini hari yang beda versi dengan Polri. Hal itu dilakukan untuk memperkuat pengungkapan peristiwa yang terjadi.

"Kami berharap semua pihak mau bekerja sama dan terbuka. Harapan ini juga kami sampaikan kepada pihak kepolisian. Proses awal ini tim telah mendapatkan beberapa keterangan secara langsung dan sedang memperdalam," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya