Berita

Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), M. Said Didu/Net

Politik

5 Alasan Rakyat Harus Marah Pada Korupsi Bansos

MINGGU, 06 DESEMBER 2020 | 14:05 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Rakyat Indonesia berhak marah atas apa praktik dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) yang dipertontonkan Menteri Sosial Juliari P. Batubara.

Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), M. Said Didu bahkan mengurai lima alasan yang bisa mendasari kemarahan rakyat atas aksi yang dilakukan menteri asal PDI Perjuangan itu.

Pertama, katanya, karena dana bansos diambil dari kebijakan utang luar negeri. Nantinya, dana utang yang kemudian dikorupsi itu harus dibayar oleh rakyat.


“Kedua, barang tersebut untuk bantu rakyat miskin. Ketiga, dilakukan saat rakyat (sedang) kesulitan,” urainya lewat akun Twitter pribadi, Minggu (6/12).

Said Didu melanjutkan bahwa alasan keempat adalah korupsi dilakukan oleh penguasa sebagai praktik oligarki. Sementara alasan yang terakhir berkaitan dengan UU 2/2020 tentang Corona yang memberi keleluasaan pemerintah menetapkan anggaran di saat krisis tanpa bisa disentuh.

“Kelima, APBN 2020 hanya ditetapkan oleh pemerintah sesuai UU 2/2020,” tegasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya