Berita

Foto/Net

Kesehatan

PPNI: 75 Persen Perawat Yang Meninggal Karena Covid-19 Bertugas Di Kamar Rawat Inap

SABTU, 05 DESEMBER 2020 | 15:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah perawat yang meninggal karena terinfeksi Covid19 terus bertambah. Hingga hari ini angka totalnya telah mencapai 136 perawat.

Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Harif Fadhilah mengatakan, dari total tersebut perawat yang meninggal tersebut mayoritas bertugas di kamar rawat inap pasien.

"Sekitar 75 persen perawat yang meninggal akibat Covid umumnya bertugas di kamar rawat inap," ujar Harif dalam siaran pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (5/12).


Perawat yang meninggal karena bertugas di ruang rawat inap, djelaskan Harif, karena berinteraksi dengan pasien positif Covid-19 yang hasil pmeeriksaan swabnya belum keluar.

"Kemungkinan  perawat tertular dari pasien sebelum hasil swab mereka (pasien) keluar dari lab (laboratorium) atau Orang Tanpa Gejala (OTG)," terangnya.

Harif menyatakan, kondisi Covid-19 yang masih bertambah cukup banyak setiap harinya telah membuat kewalahan para perawat. Baik untuk melakukan perawatan maupun pemeriksaan swab.

Oleh karena itu, PPNI berharap dukungan pemerintah dan pengelola fasilitas kesehatan untuk meningkatkan kualitas perlengkapan pemeriksaan kesehatan, untuk menunjang kerja-kerja perawat yang man.

"Sehingga bisa diperoleh hasil yang lebih cepat untuk mengurangi angka penularan di fasilitas kesehatan, termasuk pemeriksaan rutin untuk para tenaga kesehatan," demikian Harifah Fadhilah.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya