Berita

Foto/Net

Kesehatan

Angka Kematian Dokter Meningkat 3 Kali Lipat Pada Awal Desember

SABTU, 05 DESEMBER 2020 | 11:30 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Angka kematian dokter meningkat hingga tiga kali lipat pada awal Desember ini.

Hal itu disampaikan Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), dalam siaran pers yang dibagikan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (5/12).

"Dalam kurun waktu seminggu pertama bulan Desember 2020, angka kematian tenaga medis naik hingga tiga kali lipat," terang Tim Mitigasi PB IDI dalam siaran pers.


Dalam catatan Tim Mitigasi PB IDI, dari Maret hingga Desember ini terdapat total 342 petugas medis dan kesehatan yang wafat akibat terinfeksi Covid-19. Rinciannya, ada 192 dokter dan 14 dokter gigi, dan 136 perawat yang wafat.

Para dokter yang wafat tersebut terdiri dari 101 dokter umum (4 guru besar), dan 89 dokter spesialis (7 guru besar), serta 2 residen yang keseluruhannya berasal dari 24 IDI wilayah provinsi dan 85 IDI cabang kota/kabupaten.

Adapun berdasarkan sebaran wilayah, dokter dan tenaga medis yang meninggal paling banyak berada di Jawa Timur sebanyak 39 dokter, 2 dokter gigi dan 36 perawat.

Kemudian disusul DKI Jakarta 31 dokter 5 dokter gigi dan 21 perawat; Sumatera Utara 24 dokter dan 3 perawat; Jawa Barat 17 dokter, 3 dokter gigi dan 18 perawat; Jawa Tenagh 17 dokter dan 21 perawat; Sulawesi Selatan 7 dokter dan 3 perawat; Banten 7 dokter dan 2 perawat; Bali 6 dokter.

Kemudian, di Aceh 6 dokter dan 2 perawat meninggal dunia; Kalimantan Timur 5 dokter dan 3 perawat; Riau 5 dokter, Yogyakarta 2 dokter dan 2 perawat, Kalimantan Selatan 4 dokter, 1 dkter gigi dan 6 perawat; Sumatera Selatan 4 dokter dan 5 perawat; Kepulauan Riau 3 dokter dan 2 perawat; Sulawesi Utara 3 dokter.

Selain itu, Nusa Tenggara Barat 2 dokter meninggal; Sumatera Barat 1 dokter, 1 dokter gigi dan 2 perawat; Kalimantan Tengah 1 dokter dan 2 perawat; Lampung 1 dokter dan 1 perawat; Maluku Utara 1 dokter dan 1 perawat; Bengkulu 1 dokter; Sulawesi Tenggara 1 dokter dan 2 dokter gigi; Papua Barat 1 dokter.

Adapun sisanya tersebar di Papua 2 perawat; Daerah Penugasan Luar Negeri (DPLN) di Kuwait 2 perawat; Nusa Tengara Timur 1 perawat; Kalimantan Barat 1 perawat.

Tim Mitigasi PB IDI menghimbau kepada  masyarakat agar tetap menjalankan protokol kesehatan agar tidak membahayakan orang lain, menghindari kegiatan berkerumun dan atau yang melibatkan orang banyak, serta menghimbau para tenaga medis dan kesehatan agar tetap waspada dan tetap menggunakan APD dalam menjalankan tugas.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya