Berita

KPK menunjukkan bukti uang yang diamankan dari OTT Bupati Banggai Laut/RMOL

Hukum

Amankan Uang Rp 2 M, KPK: Ada Indikasi Digunakan Untuk Kampanye

SABTU, 05 DESEMBER 2020 | 03:31 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melihat indikasi uang yang diamankan saat operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Banggai Laut, Wenny Bukamo digunakan untuk biaya kampanye.

"Benar memang dalam tahap penyelidikan, kita melihat indikasi bahwa uang-uang yang terkumpul ini dimaksudkan untuk digunakan dalam biaya-biaya kampanye," ujar Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat malam (4/12).

Bahkan kata Nawawi, uang yang diamankan senilai Rp 2 miliar yang dikemas dalam kardus juga diduga akan digunakan untuk serangan fajar karena Wenny Bukamo kembali maju di Pilkada 2020 ini menjadi petahana calon Bupati Banggai Laut yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).


"Ataupun kemungkinan digunakan arti di dalam bahasa yang sering kita dengar serangan fajar dan lain sebagainya. Itu barang kali indikasinya ke situ," kata Nawawi.

Namun demikian, KPK kata Nawawi belum menelusuri lebih dalam apakah sudah ada uang yang diduga hasil tindak pidana korupsi yang digunakan untuk alat peraga kampanye.

"Kita belum menelusuri lebih mendalam apakah sudah ada yang digunakan untuk alat-alat peraga kampanye. Belum sampai sejauh itu, tetapi indikasi awal bahwa ini dimaksudkan untuk upaya pemenangan di dalam kampanye itu sudah ada," terang Nawawi.

Dalam perkara dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait pengadaan barang atau jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai Laut, KPK menetapkan enam orang tersangka.

Yaitu, Wenny Bukamo (WB), Recky Suhartono Godiman (RSG) selaku orang kepercayaan Wenny yang juga Komisaris Utama PT Alfa Berdikari Group (ABG), dan Hengky Thiono (HTO) selaku Direktur PT Raja Muda Indonesia (RMI).

Selanjutnya, Hedy Thiono (HDO) selaku Komisaris PT Bangun Bangkep  Persada (BBP), Djufri Katili (DK) selaku Direktur PT Antarnusa Karyatama Mandiri (AKM), dan Andreas Hongkiriwang (AHO) selaku Direktur PT Andronika Putra Delta (APD).

Namun demikian, hanya tiga tersangka yang telah dibawa ke Jakarta. Sedangkan tiga tersangka lainnya dititipkan penahanannya di Rutan Polres Luwuk karena terindikasi reaktif Covid-19.

Tiga tersangka yang terindikasi reaktif Covid-19 adalah, Wenny Bukamo (WB), Recky Suhartono Godiman (RSG), dan Hengky Thiono (HTO).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Penumpang Melonjak di Libur Sekolah, Whoosh Hadirkan Promo Wisata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:57

Razman Dieksekusi

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:29

Purbaya Bantah Restitusi Pajak Ditahan, Tuding Ada Permainan Oknum DJP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:51

Dari Kandang ke Kanopi Hutan: Tiga Orangutan Hasil Rehabilitasi Kembali ke Alam Liar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:45

Perjalanan Tengkar KH Miftachul Akhyar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:52

Punya Integritas, Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:34

Terus Meningkat, Mayoritas Publik Tak Puas Kinerja Wapres Gibran

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Dikuasai Gaya Hidup, Pasar Indonesia Diincar Asing

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:41

Polisi Tangkap Perantara Jual Beli Sabu 1 Kg di Pasar Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:29

JK Resmikan Pembangunan Masjid Hajjah Yuliana Bekas Kantor Polisi di Melbourne

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:00

Selengkapnya