Berita

Edhy Prabowo/RMOL

Hukum

Senin Besok, KPK Evaluasi Barang Bukti Yang Diamankan Terkait OTT Edhy Prabowo

JUMAT, 04 DESEMBER 2020 | 23:14 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan evaluasi terhadap barang bukti yang diamankan dalam kasus dugaan suap terkait izin ekspor benih lobster yang menjerat Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan.

Deputi Penindakan KPK, Karyoto mengatakan, pihaknya berencana akan melakukan evaluasi terhadap barang bukti yang telah diamankan.

Baik barang bukti yang diamankan saat operasi tangkap tangan (OTT) maupun barang bukti yang diamankan saat penggeledahan di beberapa tempat.


"Memang rencana kami nanti baru hari Senin akan kita semacam review. Mana yang bisa dijadikan dokumen, mana yang tidak," ujar Karyoto kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (4/12).

Karena kata Karyoto, barang-barang yang telah diamankan tidak semuanya berkaitan dengan perkara yang tengah ditanganinya.

"Kadang-kadang kita mengambil suatu barang yang seolah-olah pada hari OTT pertama misalnya, sebagai barang bukti. Tapi justru setelah dicek, tidak, akan dikembalikan," jelas Karyoto.

Namun sambung Karyoto, jika barang bukti yang telah diamankan dinyatakan sebagai dokumen barang bukti untuk di pengadilan, maka pihaknya akan menindaklanjuti dengan surat perintah penyitaan.

"Jadi memang kami baru akan merencanakan hari Senin besok untuk semacam review atau Annev lah kalau istilah kepolisian, analisa dan evaluasi," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya