Berita

Kombes Akhmad Yusep saat menerima penghargaan dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto/Ist

Presisi

Jadi Lulusan Terbaik Sesko TNI, Kombes Akhmad Yusep Diberi Penghargaan

KAMIS, 03 DESEMBER 2020 | 22:34 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kombes Akhmad Yusep diberi penghargaan oleh Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto pada upacara penutupan Pendidikan Reguler Sesko TNI Angkatan XLVII, Cilangkap, Jakarta Timur.

Mantan Dirreskrimsus Polda Jatim ini berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik dari Polri dalam pendidikan integrasi bersama para perwira menengah 3 matra : AD, AL dan AU.

Bersama dengan 17 Kombes lainnya, Kombes Akhmad Yusep mengikuti 7 bulan pendidikan di Sesko TNI yang dimulai sejak 20 April 2020. Meski digelar secara virtual, upacara penutupan pendidikan dan pemberian penghargaan kepada Pasis berprestasi berjalan dengan khidmat.


"Kami sangat berterimakasih kepada Panglima TNI dan Kapolri yang telah memberikan kesempatan untuk kami mengikuti pendidikan di Sesko TNI. Selain memperoleh banyak pengetahuan, selama mengikuti pendidikan kami membangun network dengan calon-calon petinggi TNI di masa depan," kata Kombes Akhmad Yusep pasca menerima penghargaan dari Panglima TNI, Kamis (3/12).

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI mengingatkan para Pasis tentang spektrum tantangan negara yang semakin kompleks ke depan, apalagi pasca Covid-19, muncul ancaman terhadap persatuan dan kesatuan bangsa melalui politik identitas. Fenomena post truth terbentuk dengan luasnya penggunaan media sosial dan internet.

“TNI akan selalu mewaspadai bentuk ancaman lainnya seperti terorisme, separatis bersenjata, bencana alam, dan sebagainya. Sebagai alat utama pertahanan negara, tentunya TNI tidak akan tinggal diam saat persatuan dan kesatuan bangsa diganggu,” tegas Panglima TNI.
 
Pendidikan Reguler Sesko TNI Angkatan XLVII diikuti oleh 170 Pasis dari TNI-Polri dan perwira dari mancanegara, terdiri dari 17 Pamen TNI-AD, 39 Pamen TNI-AL, 36 Pamen TNI-AU, 17 Pamen Polri, 4 siswa tamu dari Filipina, India, Pakistan dan Singapura.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya