Berita

CEO iPol Indonesia, Petrus Hariyanto/RMOL

Politik

iPol Indonesia Luncurkan Aplikasi Kawal Suara Pilkada

KAMIS, 03 DESEMBER 2020 | 17:57 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dalam rangka mengawal suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) lembaga IT-Research And Politic Consultant (Ipol Indonesia) merilis aplikasi Kawal Suara Pilkada 2020.

CEO iPol Indonesia, Petrus Hariyanto mengatakan, aplikasi ini bertujuan untuk melakukan salinan data digital atau e-rekap.

Kata Petrus, dengan aplikasi itu tim iPol Indonesia dapat melakukan rekapitulasi digital, dengan melalui pelaporan hasil perhitungan suara secara realtime.


Dengan cara kerja itu, siapa kontestan yang memperoleh suara terbanyak dapat diketahui lebih cepat.

"Di dalam aplikasi Kawal Suara Pilkada ini, terdapat dua menu pelaporan, selain E-rekap Kawal Pilkada 2020 ini berisikan pelaporan pelanggaran pada proses kampanye dan serta proses pencoblosan 9 Desember mendatang," demikian kata Petrus, Kamis (3/12).

Petrus menjelaskan, dalam setiap momen Pilkada, banyak dari lembaga survei lainnya gencar melakukan quick count.

Atas dasar itulah, iPol Indonesia justru melahirkan aplikasi yang dapat dibilang sebagai real count versi digital.

Lebih lanjut Petrus mengatakan, beberapa kota/kabupaten yang sedang disiapkan penggunaan aplikasi Kawal Pilkada 2020 ini diantaranya, Sumatera Selaran, Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi dan Kalimantan.

Meski demikian, Petrus memastikan bahwa data yang didapat aplikasi yang ia buat tidak dapat menjadi acuan resmi.

Dikatakan Petrus, sistem aplikasi yang dibuat untuk mengawal kualitas pesta demokrasi di Indonesia.

"Kami sudah berkerja mempersiapkan pelakasanaan penggunaan aplikasi ini di beberapa wilayah, dengan harapan aplikasi ini dapat bermanfaat bagi proses demokrasi di Indonesia," kata Petrus.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya