Berita

Kenny Kusuma, Direktur Utama sekaligus pemilik PT Jayatama Kencana Motor (JKM), dealer mobil Nissan di Tangerang (sudut kiri)/Ist

Hukum

Tidak Kooperatif, Bos Dealer Nissan Di Tangerang Didesak Segera Ditahan

RABU, 02 DESEMBER 2020 | 21:54 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Adi Nugroho, konsumen yang melaporkan kasus dugaan pemalsuan plat nomor mobil dan dokumen kendaraan roda empat, mendesak pihak Kejaksaan segera melakukan penahanan terhadap tersangka Direktur Utama sekaligus pemilik PT Jayatama Kencana Motor (JKM), dealer mobil Nissan di Tangerang, Kenny Kusuma.

Adi beralasan perlunya dilakukan penahanan terhadap tersangka karena berkas kasusnya telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan untuk diperiksa kelengkapan formiil dan materiilnya pada Senin (30/11).

"Tapi itu masih ada yang kurang, tersangka Kenny Kusuma belum dilakukan penahanan sehingga proses pidananya belumlah sempurna tanpa penahanan badan," ujar Adi Nugroho kepada wartawan, Rabu (2/12).


Selaku korban Adi menyatakan berterimakasih kepada penyidik dan jajaran pimpinan Polres Tangerang Selatan yang menangani kasus tersebut. Tapi, dia lagi-lagi menyatakan belum puas lantaran tersangka Kenny Kusuma belum ditahan.

Terhadap kasus ini, advokat sekaligus pendiri LQ Indonesia Lawfirm Alvin Lim, SH, MSc, CFP, menyebut bahwa penahanan dalam kasus pidana Kenny Kusuma perlu dilakukan karena syarat objektif dan subyektifnya sudah terpenuhi.

Bahkan Alvin menyebut, syarat subyektifnya adalah melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan melakukan pidana, dalam kasus Kenny Kusuma, Alvin melihat sudah ada indikasi tidak kooperatif dimana yang bersangkutan sebelumnya mangkir dari panggilan polisi serta adanya laporan pidana baru dengan terlapor yang sama, Kenny Kusuma atas dugaan kasud penipuan dan pemalsuan yang sudah dilaporkan minggu lalu ke Polda Metro Jaya.

"Bahkan dslam waktu dekat Kenny Kusuma, dkk akan dilaporkan kembali atas dugaan pidana pasal 266 KUHP memberikan keterangan palsu dalam akta otentik," tegas Alvin.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Penumpang Melonjak di Libur Sekolah, Whoosh Hadirkan Promo Wisata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:57

Razman Dieksekusi

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:29

Purbaya Bantah Restitusi Pajak Ditahan, Tuding Ada Permainan Oknum DJP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:51

Dari Kandang ke Kanopi Hutan: Tiga Orangutan Hasil Rehabilitasi Kembali ke Alam Liar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:45

Perjalanan Tengkar KH Miftachul Akhyar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:52

Punya Integritas, Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:34

Terus Meningkat, Mayoritas Publik Tak Puas Kinerja Wapres Gibran

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Dikuasai Gaya Hidup, Pasar Indonesia Diincar Asing

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:41

Polisi Tangkap Perantara Jual Beli Sabu 1 Kg di Pasar Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:29

JK Resmikan Pembangunan Masjid Hajjah Yuliana Bekas Kantor Polisi di Melbourne

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:00

Selengkapnya