Berita

Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Letjen Doni Monardo/Net

Kesehatan

Buku Pedoman Perubahan Perilaku 77 Bahasa Daerah Diluncurkan, Doni Monardo: Semoga Bisa Tekan Korban Covid Dari Kelompok Rentan

SELASA, 01 DESEMBER 2020 | 15:40 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Mencegah jatuhnya korban jiwa yang semakin bertambah banyak akibat pandemi Covid-19, pemerintah meluncurkan buku pedoman perubahan perilaku dalam 77 bahasa daerah.

Acara peluncuran buku tersebut digelar secara virtual oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 bekerjsama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang disiarkan kanal Youtube BNPB, Selasa (1/12).

Dalam sambutannya, Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo menyampaikan, buku pedoman tersebut memberikan kemudahan kepada masyarakat daerah untuk lebih bisa memahami Covid-19 dan cara mencegah penularannya.


"Dengan bahasa yang diterjemahkan ini diharapkan nantinya bisa memberi kemudahan bagi mayarakat untuk mempelajari Covid ini. Dan program-program kampanye tentunya akan lebih baik dengan menggunakan bahasa daerah," ujar Doni.

Lebih lanjut, Doni berharap buku pedoman perubahan perilaku protokol kesehatan 3M tersebut bisa dijadikan instrumen seluruh pihak untuk mencegah terjadinya penularan. Sehingga, dampak jatuhnya korban jiwa bisa diminimalisir.

Satu hal yang juga menjadi sorotan Doni Monardo adalah tingginya angka kematian kaum lanjut usia (Lansia). Menurutnya, Lansia masuk ke kelompok rentan penularan Covid-19.

"Covid adalah penyakit yang sangat bahaya, dapat menimbulkan kematian bagi kelompok rentan. Yaitu kelompok lansia, dan mereka yang mempunyai penyakit bawaan. Apabila mereka terpapar maka resiko sangat tinggi," ungkapnya.

"Angkanya 80-85 persen. Oleh karena itu, mudah-mudahan dengan bahasa daerah bisa disampaikan dengan cara yang mudah," demikian Doni Monardo.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya