Berita

Gita Wirjawan/Net

Bisnis

Gita Wirjawan: Orang Yang Bisa Menemukan Solusi Perubahan Iklim Akan Jadi Triliuner Pertama

SABTU, 28 NOVEMBER 2020 | 09:50 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Perubahan iklim (climate change) menjadi satu persoalan yang jarang diperhatikan solusinya oleh banyak orang.

Mantan Menteri Perdagangan (Mendag) era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Gita Wirjawan, menyinggung persoalan tersebut dalam Program Ngobrol Sore Semaunya (NSS) bersama Putri Tanjung, di kanal Youtube CXO Media.

"Walupun percakapan sudah lebih kaya dari 10 (atau) 12 tahun yang lalu, sekarang itu adalah kurangnya percakapan mengenai what's matter in next 50 years. Jadi kita kurang peka ngobrol soal perubahan iklim," ujar Gita Wirjawan sebagaimana dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (28/11).


Selain itu, Gita Wirjawan juga menyebut climate change adalah persoalan yang sangat sistemik dan mendesak untuk diatasi pebisnis muda sekarang ini.

Sebab menurutnya, era digitalisasi telah membuka ruang yang lebih luas untuk kaum milenial bisa membuka usaha. Di mana salah satu dampaknya adalah bisa menurunkan angka kesenjangan.

"Kedua, kita kurang aktif bicara mengenai kesenjangan. Kan digitalisasi bisa cemerlang karena mereka bisa menyelesiakan masalah. Dan ini menurut saya adalah dua masalah (perubahan iklim dan kesenjangan) yang sangat sistemik," tuturnya.

Karena itu Gita Wirjawan meyakini pebisnis di masa depan yang paling berhasil adalah yang bisa mencari solusi untuk masalah tersebut.

"Saya percaya yang akan menjadi triliuner pertama adlaah orang yang bisa mencari solusi agar perubahan iklim ini bisa teratasi," demikian Gita Wirjawan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya