Berita

Kota Hadrut Di Nagorno-Karabakh/Net

Dunia

Kecam Resolusi Parlemen Prancis Atas Nagorno-Karabakh, Azerbaijan Layangkan Nota Protes

JUMAT, 27 NOVEMBER 2020 | 11:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Azerbaijan mengecam resolusi yang disahkan oleh Senat Prancis untuk mengakui wilayah Nagorno-Karabakh sebagai republik merdeka.

Dimuat The Independent, resolusi yang disahkan pada Rabu (25/11) tersebut bersifat simbolis dan tidak berarti pemerintah Prancis akan mengakui Nagorno-Karabakh sebagai wilayah berdaulat.

Alih-alih, resolusi itu berfungsi sebagai pesan dukungan kepada komunitas Armenia yang besar di Prancis.


Meski begitu, resolusi itu nyatanya membuat geram Azerbaijan. Sejumlah orang melakukan aksi protes di depan kedutaan besar Prancis di Baku pada Kamis (26/11).

Sekretaris presiden, Hikmet Hajiyev juga mengecam resolusi tersebut dengan menyebutnya sebagai salah satu faktor utama yang menghambat penyelesaian konflik damai antara Armenia dan Azerbaijan.

Lebih lanjut, dilaporkan Euronews, Kementerian Luar Negeri Azerbaijan juga telah memanggil Dutabesar Prancis Zakari Gross.

"Dalam pertemuan tersebut, diberikan nota protes dari Kementerian Luar Negeri Republik Azerbaijan kepada Dutabesar sehubungan dengan disahkannya resolusi pada 25 November tahun ini," demikian pernyataan kementerian.

Konflik antara Armenia dan Azerbaijan atas wilayah Nagorno-Karabakh beberapa waktu terakhir meletus pada 27 September yang membuat ratusan orang tewas dan puluhan ribu mengungsi.

Saat ini keduanya tengah melakukan gencatan senjata yang ditengahi oleh Rusia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya