Berita

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas/Net

Dunia

Kirim Pesan Ke Banyak Negara, Palestina Buka Pintu Negosiasi Dengan Israel

JUMAT, 27 NOVEMBER 2020 | 07:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Palestina siap untuk memperbarui negosiasi dengan Israel jika mereka menghormati resolusi PBB dan Inisiatif Perdamaian Arab.

Demikian yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Palestina, Riad Malki dalam sebuah konferensi pers yang dikutip dari Sputnik pada Jumat (27/11).

Lebih lanjut, Malki mengutarakan harapannya kepada pemerintahan baru Amerika Serikat (AS) yang akan dipimpin oleh Joe Biden agar mendorong negosiasi yang tidak berat sebelah.


"Kami mengirimkan pesan yang jelas, tidak hanya kepada pemerintahan Biden, tidak hanya untuk Israel, tetapi juga Eropa dan banyak negara lainnya. Palestina siap untuk terlibat kembali sepenuhnya dalam memperbarui negosiasi langsung tanpa prasyarat apa pun selama didasarkan pada kerangka acuan yang telah diakui," kata Malki.

"Ini adalah elemen terpenting bagi kami yang harus menjadi dasar negosiasi apa pun di masa depan dengan mereka," lanjut dia, merujuk pada resolusi PBB, Inisiatif Perdamaian Arab, dan sejumlah hukum internasional lainnya.

Proses perdamaian Palestina-Israel sudah lama terhenti akibat sulitnya melakukan kompromi.

Dalam hal ini, Palestina tegas memperjuangkan wilayahnya sebelum Perang Enam Hari 1967, di mana Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.

Tetapi Israel menentang hal tersebut dengan menyatakan gagasan itu memicu permusuhan.

Pada November, otoritas Palestina mengumumkan pemulihan kerja sama dengan Israel, termasuk koordinasi di bidang keamanan, setelah ditangguhkan pada Mei karena rencana Israel untuk mencaplok wilayah di Tepi Barat.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya