Berita

Konferensi pers KPK terkait OTT terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo/RMOL

Hukum

KPK Buka Kemungkinan Panggil Daftar Perusahaan Pengekspor Benih Lobster

KAMIS, 26 NOVEMBER 2020 | 03:17 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan kembali mendata jumlah perusahaan yang mendapatkan izin ekpor benih lobster dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Hal tersebut berkenaan dengan pengungkapan kasus dugaan suap izin ekspor benur yang berujung penetapan tersangka kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo beserta enam orang lainnya.

"Ada beberapa perusahaan yang sudah mendapatkan izin, nanti akan kita list berapa sebenarnya yang mendapatkan izin dari proses ini," ujar Deputi Penindakan KPK, Karyoto di Gedung Penunjang Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu malam (25/11).


KPK juga akan memanggil pihak-pihak terkait untuk dilakukan pemeriksaan sebagai saksi dalam perkara tersebut.

"Pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait tentunya akan kita lihat dari materi yang kita miliki. Siapa pun nanti yang terkait akan kami panggil. Karena memang masih banyak pihak-pihak, baik mungkinkah dari internal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, maupun pihak-pihak lain eksternal yang terlibat dalam kasus ini," pungkasnya.

Berdasarkan data yang diterima redaksi, setidaknya ada sebanyak 61 perusahaan yang diduga penerima izin ekspor benih lobster. Data tersebut tercantum nomor B.21678/DJPT/PI.130.D1/XI/2020 tanggal 12 November 2020.

Kebijakan ekspor benih lobster yang dilakukan Menteri Edhy memang menjadi kontroversi sejak awal perubahan Peraturan Menteri KP 56/2016 era Susi Pudjiastuti. Terlebih dalam data perusahaan yang mendapat izin ekspor lobster terafiliasi dengan politisi Gerindra, parpol yang menaungi Edhy Prabowo.

Seperti PT Royal Samudera Nusantara terncantum nama Ahmad Bahtiar Sebayang sebagai komisaris utama. Ia merupakan Wakil Ketua Umum Tunas Indonesia Raya, organisasi sayap Gerindra, serta beberapa lainnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Penumpang Melonjak di Libur Sekolah, Whoosh Hadirkan Promo Wisata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:57

Razman Dieksekusi

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:29

Purbaya Bantah Restitusi Pajak Ditahan, Tuding Ada Permainan Oknum DJP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:51

Dari Kandang ke Kanopi Hutan: Tiga Orangutan Hasil Rehabilitasi Kembali ke Alam Liar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:45

Perjalanan Tengkar KH Miftachul Akhyar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:52

Punya Integritas, Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:34

Terus Meningkat, Mayoritas Publik Tak Puas Kinerja Wapres Gibran

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Dikuasai Gaya Hidup, Pasar Indonesia Diincar Asing

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:41

Polisi Tangkap Perantara Jual Beli Sabu 1 Kg di Pasar Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:29

JK Resmikan Pembangunan Masjid Hajjah Yuliana Bekas Kantor Polisi di Melbourne

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:00

Selengkapnya