Berita

Upacara penandatanganan Perjanjian Kontribusi antara Pemerintah Indonesia dan CEPI/Kemlu

Dunia

Indonesia Teken Perjanjian Kontribusi Vaksin Covid-19 Dengan CEPI

SELASA, 24 NOVEMBER 2020 | 15:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, telah menandatangani perjanjian kontribusi terkait vaksin Covid-19 dengan Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI).

Upacara penandatanganan dilakukan secara virtual pada Selasa (24/11), antara CEO CEPI Richard Hatchett dan pihak Kemlu.

Menyaksikan upacara tersebut, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, pemerintah terus berupaya untuk melindungi rakyat dan dunia melalui aksi nyata, salah satunya dengan bekerja sama dengan CEPI.


Menurut Retno, ada dua alasan Indonesia bekerja sama dengan CEPI untuk mendapatkan vaksin Covid-19 yang adil, terjangkau, dan merata.

"CEPI telah memilih Bio Farma untuk berpartisipasi dalam pembuatan vaksin Covid-19 global, menyusul hasil uji tuntas yang positif," kata Retno.

"Hal ini menunjukkan industri farmasi Indonesia memiliki potensi yang sangat besar, di bawah mekanisme CEPI," tambah dia.

Selain itu, Retno juga menuturkan kolaborasi dengan CEPI akan membantu Indonesia memperkuat ketahanan kesehatan nasional secara jangka panjang.

Pasalnya, sebagai anggota Dewan Investor CEPI, Indonesia akan mendapatkan akses ke informasi terbaru mengenai pengembangan vaksin dan uji klinis, serta pelatihan dan laboratorium.

"Kolaborasi semacam itu juga akan membantu kita memperkuat kapasitas domestik untuk mencegah dan merespons penyakit menular," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya