Berita

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS Mulyanto/Net

Politik

PKS Tolak Rencana Pemerintah Hapus Premium Di Kawasan Jawa Bali

SELASA, 24 NOVEMBER 2020 | 10:48 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS Mulyanto menegaskan menolak rencana pemerintah menghapus bahan bakar minyak (BBM) jenis premium mulai Januari 2021 di seluruh wilayah Pulau Jawa, Madura dan Bali (Jamali).

Mulyanto khawatir kebijakan itu akan menambah beban hidup masyarakat.

Mulyanto minta pemerintah mencari solusi alternatif agar tujuan menjaga kelestarian lingkungan tercapai tapi beban hidup masyarakat tidak bertambah.

Pihaknya mengingatkan saat ini daya beli masyarakat sedang lemah karena terdampak pandemi Covid-19.

"Terkait rencana premium dihapus 1 Januari 2021, kami menentang di tengah pandemi yang sekarang ini," ujar Mulyanto.

Politikus PKS itu menegaskan, dirinya bukan anti pada BBM ramah lingkungan namun dia minta pemerintah memikirkan solusi alternatif bagi masyarakat bila ingin menghapus premium.

"Kalau Premium dihapus, apa alternatif BBM murah untuk masyarakat? Apakah kompensasi atas penugasan Pertamina untuk Premium ini dialihkan ke BBM yang tersisa, sehingga harganya sama dengan harga premium?” tegasnya menanyakan.

“Kalau itu mungkin tidak ada penentangan dari masyarakat,” imbuhnya.

Mulyanto meminta Pemerintah untuk megkaji ulang rencana penghapusan tersebut.

"Jadi, betul-betul harus dikaji terkait kondisi ekonomi masyarakat di tengah pandemi ini. Apakah, sudah tepat waktunya menghapus Premium saat ini ?" tandas Mulyanto.

Populer

Membuka Kemungkinan PKB Dukung Anies Baswedan

Selasa, 22 November 2022 | 02:55

FIFA Ancam Cabut Hak Siar Piala Dunia 2022 untuk Thailand

Kamis, 24 November 2022 | 14:49

Jokowi Kumpulkan Relawan di GBK, Sekjen PDIP: Banyak Manipulasi

Senin, 28 November 2022 | 05:22

Satu Meja untuk Indonesia

Senin, 21 November 2022 | 13:24

Entitas PAN Umumkan Dukungan Anies Baswedan jadi Capres 2024

Rabu, 23 November 2022 | 17:48

Makin Kontroversial, Qatar Undang Zakir Naik Khotbah di Piala Dunia

Senin, 21 November 2022 | 14:17

Kepala BP2MI Minta Perang, Andi Sinulingga: Di Otaknya yang Berbeda Itu Lawan

Minggu, 27 November 2022 | 23:01

UPDATE

Orasi Ilmiah Sebagai Guru Besar Universitas Pakuan, Sufmi Dasco: Rakyatlah Pemegang Kekuasaan Tertinggi

Kamis, 01 Desember 2022 | 23:01

Ada Reuni 212 di Masjid At-Tin, Polisi Imbau Warga Cari Tempat Hiburan Lain

Kamis, 01 Desember 2022 | 22:58

Anak Desa Mamuju Tengah Deklarasikan Firli Capres di Jalan Rusak dan Berlumpur

Kamis, 01 Desember 2022 | 22:53

KPU Siap Hadapi Gugatan Empat Parpol Tak Lolos Verifikasi ke PTUN

Kamis, 01 Desember 2022 | 22:51

Proyek Food Estate Dianggap Berpotensi Mangkrak seperti Beberapa Infrastruktur

Kamis, 01 Desember 2022 | 22:01

Budi Gunawan Puji Prabowo, Nasdem: Wajar, Kan Pembantunya Jokowi

Kamis, 01 Desember 2022 | 21:42

Serahkan DIPA Rp 2,99 Triliun untuk Kemendes PDTT, Jokowi Titip Pesan Soal Ancaman Inflasi

Kamis, 01 Desember 2022 | 21:09

Firli Bahuri: Momentum Harkodia 2022 Menguatkan Partisipasi Masyarakat Berantas Korupsi

Kamis, 01 Desember 2022 | 20:50

HUT ke-5 Inachamp, Dubes Djauhari Oratmangun Jabarkan Kuatnya Hubungan Indonesia dengan Hong Kong dan China

Kamis, 01 Desember 2022 | 20:31

Polisi Perkirakan Massa Reuni 212 di Masjid At-Tin Capai 10 Ribu Orang

Kamis, 01 Desember 2022 | 20:01

Selengkapnya