Berita

Ketum FSB, Hery Haryanto Azumi/Net

Politik

FSB: Perlu Sosok Negarawan Hentikan Kegaduhan Nasional

SENIN, 23 NOVEMBER 2020 | 16:38 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Merespons kegaduhan nasional usai kepulangan Habib Rizieq Shihab Forum Satu Bangsa mengatakan perlunya sosok negarawan.

Ketua Forum Satu Bangsa, Hery Haryanto Azumi mengatakan ada pihak yang ingin membuat Indonesia  menjadi daerah perang (dar al-harb) sehingga menjadi legitimasi bagi berdirinya daulah islamiyyah.

Menurut Hery, saat ini semua elemen bangsa harus bersatu padu mencegah perubahan bentuk dan dasar negara ini.


Hery meyakini bahwa masih banyak ulama dan tokoh ormas Islam yang menganjurkan semangat persaudaraan sesama anak bangsa dan umat manusia.

Mantan Ketum PB PMII ini menekankan, saat ini Indonesia membutuhkan sosok-sosok negarawan yang mengutamakan kepentingan dan keselamatan Bangsa dan Negara di atas kepentingan pribadi atau golongan.

"Langkanya sosok negarawan ini membuat masyarakat kehilangan pegangan dan panutan," demikian kata Hery saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (23/11).

Selain itu, Hery berharap pada pemerintah dapat memerankan diri sebagai Bapak bagi seluruh anak-anak Bangsa.

Di katakan Hery, setiap perbedaan paham dan ideologi harus dimaknai sebagai keragaman yang menjadi syarat bagi terciptanya Indonesia maju yang didukung oleh semua potensi dan sumberdaya nasional.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya