Berita

Tujuh orang tewas setelah menegak cairan hand sanitizer di Rusia/Net

Dunia

Gara-gara Kehabisan Miras, Tujuh Orang Rusia Meninggal Usai Tenggak Hand Sanitizer

SENIN, 23 NOVEMBER 2020 | 11:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah pesta di Rusia berakhir fatal. Tujuh orang meninggal dan dua lainnya dalam keadaan koma karena meminum hand sanitizer.

Insiden tersebut terjadi di desa Tomtor, distrik Tattinsku, Yakutia. Para korban tampaknya meminum cairan hand sanitizer karena kehabisan minuman keras.

Dilaporkan Metro, tiga korban pertama adalah seorang perempuan berusia 41 tahun dan dua lelaki berusia 59 serta 28 tahun. Mereka meninggal pada 19 November.


Keesokannya, tiga korban lelaki berusia 28, 32, dan 69 tahun juga ikut meninggal. Menyusul korban terakhir menghembuskan napas terakhirnya pada 21 November.

Selain tujuh orang yang meninggal dunia, dua lainnya dikabarkan berada di unit perawatan intensif (ICU) dalam keadaan koma.

Cairan hand sanitizer yang dikonsumsi oleh para korban sendiri diketahui mengandung 69 persen metanol yang berbahaya bagi tubuh.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya