Berita

Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo/Net

Kesehatan

Ketua Satgas Covid-19: Tidak Ada Alasan Bagi Masyarakat Untuk Menolak Pelacakan Kontak

MINGGU, 22 NOVEMBER 2020 | 13:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pelacakan kontak merupakan salah satu hal yang sangat diperlukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona baru, terutama dengan banyaknya orang tanpa gejala.  

Semakin cepat seseorang terinfeksi virus diketahui, maka akan memperlambat tingkat penyebaran dan risiko kematian.

Untuk itu, Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengingatkan masyarakat untuk tidak menolak pelacakan kontak karena hal tesebut sebagai bagian dari kerja kemanusiaan.


"Jadi tidak ada alasan bagi masyarakat untuk menolak pelacakan kontak, penanganan kesehatan adalah sebuah kerja kemanusiaan," kata Doni dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (22/11).

"Tenaga kesehatan hendak memastikan gejala sakit dikenali lebih awal dan demikian juga riwayat kontak pasien. Semakin cepat diketahui, penularan lebih luas bisa dicegah karena memang mayoritas penderita Covid-19 adalah orang tanpa gejala," lanjut dia.

Data dari Satgas Penanganan Covid-19 dari RS Persahabatan menunjukkan, pasien dengan kategori ringan memiliki risiko kematian nol persen, pasien dengan kategori sedang mencapai 2,6 persen, pasien kategori berat 5,5 persen dan pasien kategori kritis memiliki risiko kematian 67,4 persen.

Menurut Doni, saat ini adalah titik paling krusial untuk memperkecil risiko kematian akibat Covid-19.

"Ini adalah prioritas dokter dan tenaga kesehatan sekarang, apalagi dalam seminggu terakhir tingkat penularan cenderung meningkat," pungkas Doni.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

UPDATE

PBB Dorong Implementasi Segera Prinsip Bisnis Berbasis HAM di Indonesia

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:05

Membongkar Praktik Haram MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:00

Indonesia Sedang Hadapi Perang Sumber Daya

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:34

Berantas Korupsi di BGN jadi Bukti Prabowo Jalankan Amanat Reformasi 98

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:28

Warga Tuntut Pengurus P3SRS Apartemen Taman Rasuna Diberhentikan

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:07

Pemuda Katolik Dukung Kejagung Bersih-bersih BGN

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:40

Ketua SC Muktamar X PPP Ngaku Borong Kamar Lantai 10 untuk Persidangan

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:17

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Dadan Hindayana Cs Terlalu Berani Korupsi!

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:02

Badko HMI Sultra Laporkan Dua Perusahaan Tambang ke Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50

Selengkapnya