Berita

Rektor Unila, Profesor Karomani dinyatakan positif Covid-19/Istimewa

Kesehatan

Positif Terpapar Covid-19, Rektor Unila Diketahui Sempat Rapat Di MPR

MINGGU, 22 NOVEMBER 2020 | 01:52 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kabar Rektor Universitas Lampung (Unila), Profesor Karomani, terpapar Covid-19 bisa jadi memberi dampak buruk bagi para anggota Dewan di Senayan, Jakarta.

Sebab, Rektor Unila ini diketahui sempat mengunjungi gedung MPR RI untuk memberikan tanggapan terkait universitas yang dipimpinnya.

Kabar Prof Karomani terkonfirmasi positif Covid-19 ini dibenarkan jurubicara Unila, Kahfie Nazaruddin.


"Berdasarkan hasil swab Kamis kemarin, Pak Rektor terkonfirmasi Covid-19," ujarnya saat dihubungi Kantor Berita RMOLLampung melalui telepon, Sabtu (21/11).

Menurutnya, saat ini kondisi Karomani masih stabil dan sehat. Dalam artian masih bisa berkomunikasi melalui telepon.

"Isolasi di Rumah Sakit Abdul Moeloek, kurang tahu dari kapan, mungkin setelah hasil swab keluar langsung dibawa ke Abdul Moeloek," tambahnya.

Kahfie punt mengakui kalau beberapa hari lalu Karomani sempat ke gedung MPR RI untuk rapat memberikan tanggapan mewakili Unila.

"Terakhir diminta tanggapan di MPR, Minggu lalu. Tapi ini kita masih menelusuri penularan. Senin besok akan diberikan rilisnya," tutupnya.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya