Berita

Wapres Maruf Amin/Net

Politik

Selesaikan Keriuhan Publik, Maruf Amin Perlu Tiru Cara Jusuf Kalla

SABTU, 21 NOVEMBER 2020 | 13:23 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menyikapi keriuhan publik usai kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, Wapres Maruf Amin disarankan segera belajar dari Jusuf Kalla.

Pendapat itu disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion, Dedi Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu siang (21/11).

Menurut Dedi, di saat situasi politik elite menghangat seperti saat ini, Maruf Amin perlu mereplika cara JK melakukan upaya komunikasi secara personal dan tidak bersifat formal.


"Menurut saya kegaduhan yang diawali kepulangan HRS ini masalah personal, Maruf Amin cukup belajar pada Pak JK dalam menyelesaikan masalah yang berskala nasional dan juga personal," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (21/11).

Maruf Amin selaku Wapres, kata Dedi tidak perlu mengutus orang untuk melakukan pertemuan formal. Ia menyarankan pada Maruf Amin mengundang Habib Rizieq untuk melakukan komunikasi politik dengan cara pandang kebangsaan.

"Cara Pak JK mengundang simpul elemen bangsa dengan komunikasi personal jelas efeketif mengurai setiap ketegangan yang terjadi antar elite, ini saya kira yang perlu dilakukan Wapres Maruf Amin saat ini," demikian kata Dedi.

Jubir Wapres Masduki Baidowi mengatakan bahwa ada ormas yang menawarkan untuk mengupayakan pertemuan antara Wapres Maruf Amin dengan Habib Rzieiq.

Kata Masduki, secara prinsip Wapres Maruf Amin terbuka terhadap berbagai upaya pertemuan kebangsaan. Salah satuya dengan Habib Rizieq.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya