Parlemen Prancis sejak Oktober 2020 telah berupaya menyuarakan bela Armenia-Artsakh dan mengajukan RUU pengakuan Artsakh ke majelis/Net
Parlemen Prancis sejak Oktober 2020 telah berupaya menyuarakan bela Armenia-Artsakh dan mengajukan RUU pengakuan Artsakh ke majelis/Net
Seruan itu diterbitkan di Majalah Le Figaro yang menulis bahwa nasib orang Armenia berubah secara mengerikan di Nagorno-Karabakh, akibat perang berminggu-minggu dengan Azerbaijan.
"Lebih dari satu abad setelah Genosida Armenia 1915 yang dilakukan oleh pemimpin Kekaisaran Ottoman, rakyat Armenia lagi-lagi menjadi korban dari dua kediktatoran. Baku dan Ankara menghasut kebencian terhadap orang Armenia," tulis mereka.
Populer
Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24
Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02
Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06
Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14
Selasa, 01 September 2026 | 01:59
UPDATE
Rabu, 02 September 2026 | 01:48
Rabu, 02 September 2026 | 01:21
Rabu, 02 September 2026 | 01:02
Rabu, 02 September 2026 | 00:47
Rabu, 02 September 2026 | 00:23
Rabu, 02 September 2026 | 00:01
Selasa, 01 September 2026 | 23:40
Selasa, 01 September 2026 | 23:18
Selasa, 01 September 2026 | 23:15
Selasa, 01 September 2026 | 22:29