Berita

Ilustrasi Tablig Akbar/Net

Kesehatan

Muncul Banyak Klaster Tablig Akbar, Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Yang Hadir Melakukan Testing

JUMAT, 20 NOVEMBER 2020 | 19:06 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Masyarakat yang berkerumun dalam sebuah acara keagamaan seperti Tablig Akbar, diminta Satuan Tugas Penanganan Covid-19 untuk melakukan testing.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo menyebutkan satu contoh kasus lonjakan kasus positif corona dari acara tablig akbar, yang disebut sebagai klaster tablig akbar pada bulan Maret lalu di Gowa, Sulawesi Selatan.

"Akibat kegiatan itu ribuan orang terpapar Covid-19. Baik yang berasal dari Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Selatan dan peserta dari Pulau Jawa," ujar Doni dalam siaran pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (20/11).


Bahkan dalam acara serupa yang beberapa waktu lalu terlaksana, Satgas juga telah mencatatkan adanya klaster baru. Yaitu salah satunya acara perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang dibingkai sekaligus dengan acara pernikahan anak habib Rizieq Shihab, di Petamburan, Jakarta.

Dalam acara tersebut, Satgas mencatat berdasarkan data Kamis sore (19/11), untuk wilayah Petamburan Jakarta Pusat telah dilakukan swab tes terhadap 15 orang. Di antaranya, ada 7 orang positif Covid 19, termasuk Lurah Petamburan.

Semantara, untuk acara keagamaan yang masih terkait Habib Rizieq yakni di Megamendung, Bogor. Di mana, berdasarkan data sore hari ini ada 559 orang diperiksa, dan yang positif ada 20 orang.

"Laporan lain, terdapat 50 orang positif Covid-19 yang mayoritas berdomisili sekitar Tebet," sambung Doni Monardo.

Berdasarkan data-data tersebut, mantan Danjen Kopassus ini berharap kerjasama semua komponen masyarakat di berbagai daerah, terutama di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Selain itu, Doni Monardo juga meminta kepada para Ketua RT dan Ketua RW disekitar penyelenggaraan acara Tablig Akbar untuk menyampaikan pesan kepada orang-orang yang ikut serta dalam acara-acara tersebut untuk memeriksakan diri secara gratis di Puskemas.

"Pemeriksaan di Puskesmas tanpa dipungut biaya. Pemeriksaan ini sangat penting agar diketahui lebih dini. Jika ada yang positif bisa segera isolasi dan tempat isolasi disiapkan pemerintah," uca Doni Monardo.

"Silahkan dengan kesadaran dan keikhlasan memeriksa diri ke Puskesmas, demi memutus mata rantai penularan untuk keselamatan bersama," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya