Berita

Imam besar FPI Habib Rizieq Shihab/Net

Promoter

Hingga Saat Ini Polda Metro Jaya Belum Berencana Panggil Habib Rizieq

JUMAT, 20 NOVEMBER 2020 | 02:09 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan, pihaknya belum akan memanggil Pemimpin Front Pembela Islam atau FPI Habib Rizieq Shihab untuk diperiksa terkait kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat pada Sabtu lalu (14/11).

"Nanti masih belum, masih dalam penyelidikan. Masih diperiksa semuanya, nanti baru digelar," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (19/11) seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta.

Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Tubagus Ade Hidayat mengatakan, pihaknya akan memanggil Habib Rizieq Shihab, jika dari hasil pemeriksaan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terbukti ada pelanggaran protokol kesehatan dalam hajatan Maulid Nabi dan pernikahan putri Rizieq di Petamburan.

Anies Baswedan bersama 8 orang telah menjalani pemeriksaan tersebut pada Selasa lalu.

Total ada 33 pertanyaan dengan durasi 9 jam pemeriksaan yang Anies lalui di Direktorat Reserse Kriminal Umum.

"Jadi apakah (Habib Rizieq) nanti akan dipanggil dan lain sebagainya, sangat bergantung kepada hasil penyelidikan setelah hasil klarifikasi ini," ujar Tubagus di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (17/11).

Pada hari ini, polisi juga berencana memeriksa Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Riza Patria, namun ia batal datang karena terkendala agenda lain.

Selain itu, polisi juga sedang memeriksa Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti soal kerumunan di Petamburan.

Populer

Selain Kecelakaan Sriwijaya Air, Paranormal Mbak You: 2021 Ada Gerakan Ganti Presiden

Senin, 11 Januari 2021 | 21:56

Kapalnya Berkeliaran Di Selat Sunda, China Paham Indonesia Tidak Bersungguh-sungguh Memilih Kedaulatan

Minggu, 17 Januari 2021 | 12:16

Jokowi Belum Tentu Disuntik Sinovac, Haris Rusly Moti: Masa Sih Begitu?

Kamis, 14 Januari 2021 | 01:17

Rumah Yang Digeledah KPK Terkait Korupsi Bansos Diduga Milik Keluarga Politisi PDIP Ihsan Yunus

Selasa, 12 Januari 2021 | 16:33

Ilmuwan Australia: Wabah Covid-19 Berawal Di China, Tapi Asal-usul Virus Corona Sulit Untuk Dipastikan

Sabtu, 16 Januari 2021 | 07:40

Beda Signifikan, Mantu Jokowi Habiskan Dana Kampanye Hingga Rp 15 Miliar, Lawannya Rp 1 Miliar

Senin, 18 Januari 2021 | 12:46

Prodem: Seru Juga Kalau Arief Budiman Bongkar Kecurangan Pemilu

Kamis, 14 Januari 2021 | 00:27

UPDATE

FBI Selidiki Dugaan Wanita Curi Laptop Ketua DPR AS, Hendak Jual Ke Rusia

Senin, 18 Januari 2021 | 23:01

Sanksi PPKM Tangerang Raya Baru Pembubaran, Belum Penegakan Hukum

Senin, 18 Januari 2021 | 22:49

Sempat Terputus, Akses Jalan Poros Majene-Mamuju Kembali Pulih

Senin, 18 Januari 2021 | 22:37

Pengadilan Mesir Perintahkan Penyitaan Aset Mendiang Mohamed Morsi

Senin, 18 Januari 2021 | 22:20

Narasi Populisme Jokowi Diubah Neo-Despotism, Elite Rezim Soeharto Kembali Berkuasa

Senin, 18 Januari 2021 | 22:06

Ridwan Kamil: 4.070 Nakes Dan 69 Tokoh Di Jabar Sudah Divaksin

Senin, 18 Januari 2021 | 21:42

Gugatan Rival Ipuk-Sugirah Di Pilkada Banyuwangi Diterima MK

Senin, 18 Januari 2021 | 21:39

Sempat Sebut Pemberitaan Pemanggilannya Hoax, Bupati Kaur Gusril Pausi Bungkam Usai Diperiksa KPK

Senin, 18 Januari 2021 | 21:13

70 Nakes Di Semarang Absen Saat Akan Divaksin Sinovac

Senin, 18 Januari 2021 | 21:12

Angkasa Pura II Pastikan Tak Ada Oknum Karyawan Masuk Sindikat Surat Palsu Covid-19

Senin, 18 Januari 2021 | 20:56

Selengkapnya