Berita

Ilustrasi Covid-19/Net

Nusantara

Kasus Covid-19 Di Semarang Terus Menurun

JUMAT, 20 NOVEMBER 2020 | 01:59 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kasus positif virus corona baru (Covid-19) di Kota Semarang, Jawa Tengah dikabarkan mulai melandai.

Dalam dua hari terakhir, menurut Pjs Walikota Semarang Tavip Supriyanto, jumlah kasus menurun hingga 530-an kasus.
 
Beberapa klaster yang terjadi usai libur panjang sudah teratasi.
 

 
"Sekarang tinggal klaster keluarga dan kemaren juga lakukan tracking klaster perusahaan dan semua masyarakat harus tetap lakukan prokes secara ketat, makanya kemarin tim yustisi kita arahkan ke kantor pemerintahan dan swasta,” jelas Tavip, Kamis (19/11) seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJateng.
 
Bahkan tingkat kesembuhan pasien menurun, dalam sehari sehari hingga 40 orang pasien positif keluar dari Rumah Dinas Walikota.
 
"Tingkat kesembuhan bagus, terutama di rumah dinas ini hampir 30-40 orang setiap hari yang sembuh, jadi meski ada yang masuk tapi yang sembuh juga banyak,” imbuhnya.
 
Meski sudah menurun, dirinya tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dimanapun, terlebih menghindari kerumunan atau social distancing.

Operasi yustisi pun terus digencarkan untuk menekan angka penyebaran, bahkan saat ini lebih difokuskan pada area perkantoran baik pemerintahan maupun swasta.
 
"Kantor swasta nanti kita akan yustisi kesana, termasuk kerumunan-kerumunan seperti PKL dan nanti akan kita evaluasi apa perlu kita tata kembali. Anggaran untuk rapid tes selalu kita siapkan, jadi saat operasi yustisi kita lakukan rapid test kalau reaktif ya langsung kita swab kalau positif kita tracking lalu bawa ke rumah dinas untuk karantina,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya