Berita

MenpanRB Tjahjo Kumolo/Net

Politik

Otorita Jembatan Suramadu Dan Badan Pengawas Haji Bakal Dibubarkan Pemerintah

JUMAT, 20 NOVEMBER 2020 | 00:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo menyampaikan pemerintah telah melakukan sedikitnya 29 komite dan badan lembaga.

Dari 29, sebanyak 10 sudah dibubarkan oleh pemerintah tinggal menunggu diumumkan.

“Tahun ini, Kami sudah membubarkan lewat perpres 85  yang perekonomian, 29 komite dan badan lembaga. Sudah, kami selessikan  10, sudah. Tinggal kita umumkan. Untuk mengintegrasikan,” ucap Tjahjo saat rapat bersama Komisi II DPR RI, Kamis (19/11).


Tjahjo mencontohkan adapun lembaga yang bakal dibubarkan pemerintah yakni Otorita Jembatan Suramadu.

Menurutnya, lembaga tersebut tumpang tindih dengan lembaga lain

“Itu kami drop, bayangkan ini PU ikut campur, angkatan laut ikut, Pemda Jatim, Pemkot Pamekasan, Surabaya juga ikut campur.  bayangkan, sudah hapus ini,” tegasnya.

Selain itu, ada Badan Pengawas Haji yang menurut pemerintah lembaga negara tersebut tumpang tindih dengan lembaga lainnya.

“Ada juga tumpang tindih, Badan Pengawas Haji mau kita drop juga. Ada lagi, Badan Pengelola Usia Lanjut, itu kan cukup Kemensos aja yang tangani,” katanya.

Pihaknya menyampaikan kepada Komisi II DPR RI sebanyak 19 lembaga lainnya yang bakal dibubarkan pemerintah akan berkoordinasi dengan parlemen.

“Ini 10, yang 19 akan kami sampaikan ke dpr tahun depan, karena ini menyangkut uu yang harus dibahas bersama dpr. Tapi lewat perpres/keppres sudsh selessi,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya