Berita

Tim Presiden AS Donald Trump habiskan Rp 42,6 miliar untuk perhitungan suara ulang di dua kabupaten Wisconsin/Net

Dunia

Demi Perhitungan Suara Di Dua Kabupaten Wisconsin, Trump Rela Rogoh Kocek Hingga Rp 42,6 Miliar

KAMIS, 19 NOVEMBER 2020 | 14:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pengajuan perhitungan suara ulang yang dilakukan oleh kubu Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump di sejumlah wilayah bukan tanpa biaya.

Sebaliknya, tim Trump harus merogoh kocek sebesar 3 juta dolar AS atau setara dengan Rp 42,6 miliar (Rp 14.200/dolar AS) untuk membayar perhitungan suara ulang di dua kabupaten di negara bagian Wisconsin.

Dua kabupaten tersebut adalah Milwaukee dan Dane. Keduanya dapat memulai perhitungan suara ulang paling lambat pada 1 Desember, seperti dikutip Stuff, Kamis (19/11).


Berdasarkan perhitungan suara saat ini, Joe Biden dari Partai Demokrat telah mendapatkan 577.455 suara di dua kabupaten tersebut. Sementara Trump memperoleh 213.157 suara.

Secara keseluruhan, Biden memenangkan suara di Wisconsin dengan selisih 20.608 suara dari Trump.

Pengacara kampanye Trump di Wisconsin, Jim Troupis menyebut, perhitungan suara ulang diperlukan agar rakyat mengetahui proses pemilihan yang legal dan transparan.

"Sayangnya integritas hasil pemilihan tidak dapat dipercaya tanpa perhitungan ulang di dua kabupaten ini. Kami tidak akan tahu hasil sebenarnya dari pemilihan sampai hanya surat suara resmi yang dihitung," kata Troupis.

Jurubicara kampanye Biden, Nate Evans mengatakan, pihaknya tetap yakin akan memenangkan pemilihan meski perhitungan suara ulang dilakukan.

"Penghitungan ulang yang di Milwaukee dan Dane County tidak akan mengubah hasil," tandas Evans.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya