Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Kubu Trump Minta Hakim Batalkan Hasil Pemilu Di Pennsylvania, Alihkan Pemilihan Ke Majelis Umum

KAMIS, 19 NOVEMBER 2020 | 11:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tim hukum kampanye Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump meminta seorang hakim untuk menggagalkan hasil pemilihan di Pennsylvania.

Dalam pengajuan pengadilan pada Rabu (18/11), tim hukum kampanye Trump yang dipimpin oleh Rudy Giuliani meminta Hakim Distrik AS, Matthew Brann untuk mempertimbangkan mengeluarkan perintah agar Majelis Umum Pennsylvania dapat memilih calon presiden karena pemilihan yang "rusak".

Majelis Umum Pennsyvania sendiri saat ini dikendalikan oleh Partai Republik yang kemungkinan besar akan memilih Trump sebagai pemenang.


Permintaan tersebut mengikuti gugatan pada 9 November yang dilayangkan oleh tim hukum Trump yang menolak hasil pemilihan di Pennsylvania.

Dimuat Reuters, tim hukum Trump berdalih, hasil pemilihan di Pennsylvania tidak sah karena pengamat Partai Republik tidak diberikan akses untuk mengawasi perhitungan surat suara.

Tetapi menurut profesor di Sekolah Hukum Loyola, Justin Levitt, gugatan Trump sangat cacat dan tidak layak untuk membalikkan hasil pemilihan.

"Pengadilan tidak akan membuang suara (atau menghentikan perhitungan yang sedang berlangsung tanpa bukti nyata bahwa surat suara tidak sah," kata Levitt.

Sejauh ini, Trump telah tertinggal jauh dari lawannya, Joe Biden. Ia baru mendapatkan 232 suara elektoral, sementara Biden berada di depan dengan 306 suara.

Pemenang pemilihan membutuhkan 270 suara, sehingga Trump setidaknya harus membalikkan hasil di tiga negara bagian, termasuk Pennsylvania yang memiliki 20 suara elektoral.

Edison Research menyebut, Biden berhasil mengalahkan Trump di Pennsylvania dengan selisih sekitar 82 ribu suara.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya