Berita

Ilustrasi

Politik

Pelobi Susun Standarisasi Pengiriman Ekspor Benih Lobster

RABU, 18 NOVEMBER 2020 | 19:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Asosiasi Perkumpulan Pengusaha Lobster Indonesia (Pelobi) tengah menyusun pengembangan standarisasi dari pengemasan ekspor benih lobster.

Ekspor benih lobster telah diperbolehkan berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 12/Permen-KP/2020 tentang Pengelolaan Lobster (Panulirus spp.), Kepiting (Scylla spp.), dan Rajungan (Portunus spp.)

Ketua Pelobi, HM Irwansyah mengatakan, ekspor benih lobster merupakan pengalaman baru bagi pengusaha pemula. Sehingga, perlu dibuat satu standar khusus dalam pelaksanaannya.


"Ekspor benih lobster ini adalah pengalaman relatif baru buat kebanyakan perusahaan baru yang secara legal boleh mengekspor bibit lobster. Untuk itu kita perlu standarisasi ekspor benih lobster ini agar tata niaga ekspornya bermanfaat dan bernilai tinggi untuk semua stakeholder" ujar HM Irwansyah dalam keterangannya, Rabu (18/11).

Saat ini, kata Irwansyah, Pelobi sedang menyusun standarisasi pengiriman baik dari sisi kargo atau pun titik terminal ekspor benih lobster.

"Saat ini kargo pengiriman benih sedang kami standarisasi bagaimana packingnya, proses pengirimannya. Jadi agar bibit tertangani dengan baik," jelasnya.

Lanjutnya, dengan adanya standarisasi diharapkan dalam penerapan pada jasa kargo dan terminal dapat sesuai standar dalam menangani benih lobster.

"Jadi, kita sedang membangun standarisasi penanganan bibit lobster ini. Makanya, kami susun SOP nya dari sisi jasa kargo. Juga SOP dari sisi terminal atau bandara pengiriman karena kan disitu ada aturan dokumen, karantina dan lain-lain," bebernya.

Pelobi, masih kata Irwansyah, juga berkomitmen akan terus bersinergi dengan Kementerian KKP dan pihak-pihak yang terkait dengan ekspor lobster untuk memajukan bisnis lobster di Indonesia.

"Kita bersama agar semua pihak yang terlibat juga ada standar-standarnya karena pasar luar negeri juga menginginkan itu. Ini untuk kemajuan usaha lobster di Indonesia," pungkasnya.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Board of Peace: Pergeseran Rational Choice ke Pragmatisme Politik

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:45

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

Kawasan Industri Jateng Motor Baru Transformasi Ekonomi Nasional

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:58

Ustaz Adi Hidayat Sambangi Markas Marinir

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:42

Ketua BEM UGM: Semakin Ditekan, Justru Kami Semakin Melawan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:26

Praktisi Hukum: Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bisa jadi Alat Kriminalisasi Pengusaha

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:06

PBNU dan Majelis Alumni IPNU Peroleh Wakaf Alquran di Bulan Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:45

Kejagung Tegaskan Hukuman Mati ABK di Kasus Narkoba sesuai Fakta Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:30

Mantan Danyon Sat 71.2 Kopassus Jabat Dandim 0509 Kabupaten Bekasi

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:15

KPK Bakal Kulik Dugaan Aliran Uang Suap Importasi ke Dirjen Bea Cukai

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya