Berita

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif/Net

Dunia

Teheran Siap Sambut Kembali Keanggotaan AS Di Kesepakatan Nuklir Iran

RABU, 18 NOVEMBER 2020 | 13:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Iran menyatakan kesiapannya untuk membahas masuknya kembali Amerika Serikat (AS) dalam Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) atau yang juga dikenal sebagai Kesepakatan Nuklir Iran 2015.

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif mengatakan pihaknya siap melakukan negosiasi dengan AS dalam kerangka kesepakatan nuklir.

"Jika Amerika Serikat ingin menjadi peserta JCPOA, keanggotaan yang ditolak oleh (Presiden Donald) Trump, kami siap membahasnya," kata Zarif kepada surat kabar Iran yang dikutip Sputnik, Rabu (18/11).


Pada 2018, Trump telah mengeluarkan AS dari JCPOA yang diiringi dengan pemberlakuan kebijakan tekanan maksimum pada Iran, berupa penerapan sejumlah sanksi kepada Teheran.

Tetapi presiden terpilih, Joe Biden telah mengindikasikan akan mengembalikan kembali AS ke kesepakatan tersebut.

Walaupun Biden belum resmi dinyatakan memenangkan pemilihan, tetapi sejumlah negara anggota JCPOA telah mendesak AS untuk kembali melakukan pendekatan dengan Iran melalui kesepakatan.

Menteri Luar Negeri Prancis, Yves Le Drian dan Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas pun telah menyatakan desakannya pada AS.

JCPOA yang ditandatangani pada Juli 2015 berisi penghapusan sanksi ekonomi dan keuangan internasional terhadap Iran dengan imbalan menghentikan program nuklir Teheran.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya