Berita

Joko Widodo dan Mahfud MD/Net

Politik

Saiful Anam: Presiden Jokowi Terlihat Ingin Ambil Alih Persoalan Polhukam Dari Mahfud MD

RABU, 18 NOVEMBER 2020 | 13:29 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Joko Widodo mulai terlihat ingin mengambil alih persoalan politik dan hukum yang seharusnya menjadi tanggung jawab Menko Polhukam, Mahfud MD.

Pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam mengatakan, kemungkinan itu kian nampak seiring angin reshuffle yang semakin berhembus kencang.

"Buktinya pada saat Menko Polhukam Mahfud MD melangsungkan rapat dengan unsur TNI, Polri, dan Badan Intelijen Negara (BIN), Kapolri justru tidak hadir karena dipanggil ke Istana oleh Presiden Jokowi yang pada akhirnya berujung adanya pencopotan dua Kapolda," ujar Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (18/11).


Dari contoh tersebut, kata Saiful, terlihat adanya persinggungan antara pemanggilan Kapolri oleh Presiden Jokowi dengan rapat yang diadakan oleh Menkopolhukam.

"Adanya benturan jadwal tersebut mengisyaratkan Jokowi ingin mengambil alih persoalan situasi politik dan hukum ibukota," katanya.

Hal tersebut, lanjutnya, bisa jadi merupakan bagian ketidakpercayaan Presiden Jokowi kepada Mahfud MD dalam penanganan koordinasi masalah hukum, politik pasca kembalinya Habib Rizieq Shihab.

"Namun saya kira harus ditelaah secara mendalam, apakah pencopotan dua Kapolda hanya terkait dengan HRS, ataukah ada kaitannya dengan pergantian Idham Azis sebagai Kapolri yang sebentar lagi akan demisioner," terang Saiful.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya