Berita

Presiden Donald Trump ingin segera menarik pasukan AS di Afganistan/Net

Dunia

Trump Segera Tarik Pasukan AS, Menhan Afganistan: Tak Perlu Khawatir, Kita Mampu Pertahankan Negara

RABU, 18 NOVEMBER 2020 | 13:05 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menteri Pertahanan Afganistan, Asadullah Khalid yakin pihaknya mampu mempertahankan negara meski pasukan Amerika Serikat (AS) telah ditarik oleh Presiden Donald Trump.

Berpidato di parlemen pada Selasa (17/11), Khalid mengatakan, Tentara Nasional Afganistan bertanggung jawab atas 96 persen operasi sehingga kepergian pasukan AS tidak memberikan pengaruh yang signifikan.

"Orang tidak perlu khawatir tentang penarikan pasukan asing dari negara (kita). Pasukan Afganistan sepenuhnya mampu mempertahankan negara," kata Khalid yakin, seperti dikutip dari Arab News.


Sehari sebelumnya, Trump dilaporkan telah mengeluarkan peringatan untuk mengurangi jumlah pasukan AS dari 4.500 menjadi 2.500 orang pada 15 Januari, sebelum pelantikan presiden terpilih, Joe Biden.

Penarikan pasukan AS oleh Trump sendiri menjadi kekhawatiran banyak pihak karena hingga saat ini belum ada kesepakatan damai antara pemerintah Afganistan dan Taliban. Alih-alih, serangan Taliban di seluruh negeri justru meningkat.

Wakil Menteri Pertahanan Tamim Asey bahkan menjadi salah satu pihak yang khawatir. Ia menyebut, penarikan pasukan AS dapat membuat Afganistan mengalami kekacauan seperti di Suriah dan Libya.

Para pakar sendiri mengatakan, penarikan pasukan AS di Afganistan tidak boleh dilakukan secara tergesa-gesa karena dianggap tidak bertanggung jawab.

Penarikan pasukan AS dari Afganistan merupakan isi dari perjanjian antara Washington dan Taliban pada Februari.

Dalam perjanjian tersebut, penarikan pasukan AS diberikan imbalan dengan pengurangan kekerasan oleh Taliban dan kesediaan kelompok itu melakukan kesepakatan damai dengan Kabul.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya