Berita

Nikita Mirzani/Net

Hiburan

Drama Nikita Mirzani, Berseteru Dengan Habib Dan Kini Disebut Dalang Kasus Penganiayaan Oleh Mantan Kekasih

SELASA, 17 NOVEMBER 2020 | 20:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Di tengah hiruk pikuk perseteruan antara artis Nikita Mirzani dan ulama pendukung Habib Rizieq Shihab, muncul sosok mantan pacar Nikita, yakni Kiki The Potters.

Dalam unggahannya di media sosial, vokalis band The Potters ini mengungkapkan jejak kejahatan yang diduga dilakukan oleh Nikita.

Salah satu yang disinggungnya ialah soal kasus pemukulan terhadal Isa Zega di Kalibata City Jakarta beberapa waktu lalu. Menurut Kiki, Nikitalah yang menjadi dalang pemukulan terhadap Iza Zega yang biasa disapa Mmai Zega.


Hal tersebut ia ketahui berdasarkan dua pelaku pemukulan yang telah ditangkap pihak kepolisian, yakni Devi dan Barney.

"Para eksekutor tadinya tidak mau mengakui bahwa ada yang menyuruh, karena dipikirnya sang otak pelaku, berharap si Nikita mau membiayai mereka setelah mereka tertangkap," kata Kiki di media sosialnya yang dikutip redaksi, Selasa (17/11).

Namun demikian, lanjut Kiki, kedua pelaku justru seakan dilupakan Nikita.

"Mereka buka suara dan dikeluarkanlah bukti-bukti semua. Apa kata pengakuan si pelaku? Kata pelaku, kami sudah begini, dia enggak mau nengokin, kirim makanan saja engak, mereka buka suara dan memberikan bukti," lanjutnya.

Akan tetapi, pria yang pernah menjadi kekasih Nikita saat awal mula kariernya sebagai public figure itu enggan membeberkan bukti-bukti yang dimaksud.

"Saya tidak tolol, yang nanti memberikan bukti biar kepolisian. Saya tidak mau mendahului kepolisian," tegasnya.

Yang jelas, kata dia, ada kesepakatan antara Nikita dengan para pelaku pemukulan bahwa bila eksekusi pemukulan berhasil, maka pelaku disebut akan diberikan sejumlah uang sebanyak Rp 20 juta.

"Dapet 20 (juta rupiah), ditransfer separuh. Setelah video (pemukulan) dikirim (ke Nikita) baru ditambahin lagi 10 (juta rupiah). Eksekusi mami zega. Ini bukan settingan, ini murni terjadi, pengakuannya langsung bisa dipertanggungjawabkan," tandasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya