Berita

Ekonom senior Indef, Avililani dalam webinar "Traditional Bank Vs Neo Bank" yang digelar pada Selasa, 17 November 2020/RMOL

Bisnis

Indef: Data Jadi Tantangan Bagi Bank Yang Ingin Menjadi Neo Bank

SELASA, 17 NOVEMBER 2020 | 16:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Berkembangnya teknologi membuat banyak bank berusaha untuk bertransformasi menjadi bank digital atau neo bank. Namun, masih ada beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh bank untuk mencapai tujuan tersebut.

Salah satu tantangan itu adalah data. Menurut ekonom senior dari Indef, Aviliani, tidak adanya identitas tunggal memperumit bank yang berusaha menjadi neo bank.

Pasalnya sebagai neo bank, bank harus melakukan semua aktivitas perbankan secara digital, termasuk pembukaan rekening sekalipun.


Dalam hal ini, ada berbagai persoalan mengenai data yang masih harus dibenahi oleh negara, khususnya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

"Nah problemnya di Indonesia, data KTP untuk membuka bank saja, Dukcapil sering kali belum jelas," ucap Aviliani dalam webinar Infobank bertajuk "Traditional Bank Vs Neo Bank" yang digelar pada Selasa (17/11).

"Kita bisa lihat saja sekarang, pemerintah dengan dana PEN-nya saja susah mencari data orang miskin baru. Itu datanya belum ada," imbuh dia.

Alhasil, sebagai alternatif, Aviliani mengatakan, banyak bank justru menggunakan data media sosial. Walau begitu, ia juga menekankan pentingnya data setiap individu yang dimiliki negara.

"Kalau berbasis media sosial itu kan sifatnya pada perilaku atau bahaviour, tapi data yang sifatnya dimiliki negara dari setiap individunya ini saya merasa belum final," tutupnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya