Berita

Presiden sementara Peru, Manuel Merino/Net

Dunia

Baru Seminggu Menjabat, Presiden Sementara Peru Manuel Merino Mengundurkan Diri

SENIN, 16 NOVEMBER 2020 | 08:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden sementara Peru, Manuel Merino, akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri pada hari Minggu (15/11) waktu setempat, setelah anggota parlemen menuntutnya mundur menyusul kematian dua orang dalam protes atas penggulingan mendadak pendahulunya.

Dalam pidatonya yang disiarkan televisi pada tengah hari, Merino, mantan ketua Kongres yang memimpin desakan untuk mendakwa Vizcarra, meminta Kabinetnya agar tetap di tempatnya untuk membantu transisi. Dia mengatakan pengunduran dirinya tidak bisa dibatalkan.

"Saya ingin memberi tahu seluruh negeri bahwa saya mengundurkan diri," kata Merinho, seperti dikutip dari AFP, Senin (16/11).


Keputusan Merino itu telah meninggalkan negara dalam keadan kosong tanpa seorang pemimpin.

Menanggapi keputusan Merino, anggota parlemen bertemu pada Minggu (15/11) sore waktu setempat untuk menentukan siapa yang harus menjadi presiden negara berikutnya, atau setidaknya, bagaimana dia bisa dipilih.

 Merino mengambil alih kursi kepresidenan pada hari Selasa (10/11) setelah Kongres yang didominasi oposisi memilih untuk mencopot pendahulunya, Martin Vizcarra, atas tuduhan penyuapan, sebuah tuduhan yang dibantah Vizcarra.

Pengunduran diri itu menyusul kerusuhan malam di mana puluhan pengunjuk rasa terluka akibat benda tumpul, gas air mata atau proyektil yang menurut kelompok hak asasi sebagian besar berasal dari polisi menggunakan kekuatan berlebihan untuk memadamkan protes.

Jaringan kelompok hak asasi manusia melaporkan bahwa 112 orang terluka dan 41 orang lainnya tidak diketahui keberadaannya. Otoritas kesehatan mengatakan korban tewas termasuk seorang bernama Jack Pintado (22) yang ditembak 11 kali, termasuk di kepala, dan Jordan Sotelo (24) yang dipukul empat kali di dada dekat jantungnya.

"Dua orang muda secara tidak masuk akal, bodoh, dikorbankan secara tidak adil oleh polisi. Penindasan ini - yang melawan seluruh Peru - harus dihentikan," kata penulis Peru dan peraih Nobel Mario Vargas Llosa dalam rekaman video yang dibagikannya di Twitter.

Sementara itu, sejumlah besar pemimpin politik mendesak Merino untuk pergi, dengan setidaknya 13 dari 19 menterinya menyelamatkan diri dari pemerintahannya yang baru dibentuk. Ketua Kongres meminta Merino untuk segera mengundurkan diri dan mengatakan anggota parlemen akan memilih untuk menggulingkannya jika dia menolak.

“Kita harus mengutamakan kehidupan rakyat Peru,” kata Luis Valdez, ketua Kongres saat ini, yang juga berencana untuk mengundurkan diri.

Merino, seorang politisi dan petani padi yang kurang terkenal, menjadi pemimpin Peru pada Selasa setelah pemungutan suara yang menakjubkan oleh Kongres untuk menggulingkan mantan Presiden Martín Vizcarra yang populer.  

Sebagai ketua Kongres, Merino menduduki kursi kepresidenan berikutnya ketika Vizcarra disingkirkan. Tetapi pengunjuk rasa berpendapat langkah itu merupakan kudeta parlemen ilegal dan menolak untuk mengakuinya.

 â€œKami ingin suara orang-orang didengar,” kata pengunjuk rasa Fernando Ramirez Sabtu malam saat dia membenturkan sendok ke panci saat protes.

Protes yang mengguncang Peru saat ini sebagian besar dipicu oleh kaum muda yang biasanya apatis terhadap politik negara yang terkenal bergejolak.  

Dalam sambutannya sebelum terjadi pergolakan,  Merino membantah protes tersebut ditujukan untuk dirinya. Dia mengatakan kepada sebuah stasiun radio lokal bahwa kaum muda berdemonstrasi karena menentang pengangguran dan tidak dapat menyelesaikan studi mereka karena pandemi.

Saat ini Peru memiliki tingkat kematian Covid-19 per kapita tertinggi di dunia dan telah mengalami salah satu kontraksi ekonomi terburuk di Amerika Latin.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Pemerintah Didesak Tetapkan Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Rabu, 02 September 2026 | 12:22

Anggaran Kementerian LH 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp2,57 Triliun

Rabu, 02 September 2026 | 12:16

Film Animasi Terlaris China All Wishes Come True Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Rabu, 02 September 2026 | 11:56

Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Vladivostok

Rabu, 02 September 2026 | 11:53

Kapolri Minta Seluruh Kapolda Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 11:49

Siaga 98 Minta RUU Perampasan Aset Fokus pada Perampasan Tanpa Pemidanaan

Rabu, 02 September 2026 | 11:38

Prabowo Tiba di Vladivostok, Penuhi Undangan Putin Hadiri EEF ke-11

Rabu, 02 September 2026 | 11:24

Komdigi Usul Tambahan Rp3,23 Triliun, DPR Ingatkan Ini

Rabu, 02 September 2026 | 11:19

Mending Persoalkan Kasus Judol Ketimbang Ribut Pernyataan Budi Arie

Rabu, 02 September 2026 | 11:17

AHY: Posisi Boleh Berubah, Komitmen Demokrasi Harus Terjaga!

Rabu, 02 September 2026 | 10:58

Selengkapnya