Berita

Bandara Internasional Abu Dhabi/Net

Dunia

Cegah Covid-19, Bandara Internasional Abu Dhabi Gunakan Teknologi Kecerdasan Buatan

MINGGU, 15 NOVEMBER 2020 | 11:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) tengah diujicobakan di Bandara Internasional Abu Dhabi untuk menerapkan protokol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19.

Saat ini pihak bandara melakukan kerja sama dengan ConvergentAI untuk membangun "Smart Travel" yang bertujuan mengoptimalkan lalu lintas penumpang melalui bandara, mulai dari check-in, imigrasi, hingga boarding.

Penerapan AI dilakukan seiring dengan pemulihan sektor penerbangan yang rusak habis diserang pandemi Covid-19.


Dimuat Arab News pada Sabtu (14/11), sistem AI tersebut akan mengurangi kepadatan, memfasilitasi jarak sosial, dan mempersingkat antrean.

"Meminimalkan antrean di bandara adalah kunci untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan penumpang serta merampingkan operasi," ujar Kepala Informasi Bandara Abu Dhabi, John Barton.

Selain menggunakan AI, bandara juga sudah menerapkan berbagai teknologi baru termasuk biometrik hingga pemindai suhu untuk membantu mempercepat penumpang melalui bandara.

"Pandemi telah mempercepat tren perubahan yang sudah maju sebelum pandemi," kata mitra senior di Foster and Partners, Antoinette Nassopoulos Erickson.

"Teknologi akan sangat penting tidak hanya untuk kesehatan dan keselamatan, tetapi juga untuk pengalaman penumpang yang lebih lancar," sambung dia.

Dalam pernyataannya, Bandara Abu Dhabi juga mengatakan pihaknya tengah mempertimbangkan pengintegrasikan AI ke dalam sistem keselamatan dan keamanannya.

"Sistem yang dilengkapi AI dapat diajarkan untuk mendeteksi aktivitas atau objek yang tidak teratur dan memberi tahu tim terkait untuk mengatasi masalah potensial dengan cepat dan efisien," kata bandara.

Sektor penerbangan Timur Tengah sangat terpukul oleh pandemi karena dominasi bandara hub, yang lebih mengandalkan perjalanan jarak jauh internasional daripada rute domestik.

Data terbaru dari Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) pada September 2020 menunjukkan bahwa tingkat lalu lintas penumpang turun lebih dari 88 persen dari tahun sebelumnya, terlemah dari semua wilayah global. Beban penumpang hanya 36,5 persen, yang juga lebih rendah dari wilayah lain.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya