Berita

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq/Rep

Politik

Habib Rizieq Shihab: Ulama Lebih Tinggi Dan Mulia Dari Oposisi

SABTU, 14 NOVEMBER 2020 | 08:34 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Shihab membandingkan perbedaan antara ulama dengan oposisi.

Dijelaskan bahwa posisi ulama itu bukanlah oposisi. Ulama melakukan amar maruf nahi munkar, mengajak kepada kebaikan dan mencegah perbuatan yang buruk.

"Oposisi sering kali memposisikan diri segala keputusan pemerintah, baik atau tidak baik, dia protes, dia serang. Jadi keputusan pemerintah yang baik pun kadang diprotes juga. Itu oposisi," kata Habib Rizieq dalam sebuah pengajian yang viral di media sosial, Sabtu (14/11).


Sementara ulama, lanjut Habib Rizieq, para ulama mengapresiasi, menghargai, berterimakasih dan mendoakan keputusan pemerintah yang baik. Tidak semua dipukul rata. Yang dikritisi hanya yang merugikan umat dan negara.

"Keputusan yang tidak baik, yang merugikan rakyat, yang merusak agama, yang bisa menghancurkan negara, wajib untuk kita kritisi," tegas dia.

Dengan demikian, Habib Rizieq menegaskan bahwa posisi ulama itu lebih tinggi dan mulai ketimbang oposisi.

"Kenapa, karena mata ulama jeli, dengan ilmunya saja (bisa dibaca) ini keputusan baik diapresiasi, ini keputusan jelek dikritisi," imbuhnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya