Berita

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/Net

Nusantara

Evakuasi Warga Di Sekitar Gunung Merapi Harus Tetap Perhatikan Protokol Kesehatan

JUMAT, 13 NOVEMBER 2020 | 19:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Warga yang di sekitar Gunung Merapi mulai dievakuasi menyusul terus meningkatnya aktivitas gunung tersebut.

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta agar evakuasi dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Protokol kesehatan jangan sampai diabaikan. Ini penting untuk diperhatikan," ujar La Nyalla, Jumat (13/11).


Berdasarkan informasi BNPB, ada 1.294 warga yang tinggal di lereng Gunung Merapi yang dievakuasi. Jumlah tersebut tersebar di empat kabupaten. Tiga berada di Jawa Tengah yaitu Boyolali, Magelang, dan Klaten. Sementara satu lagi ada di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Mayoritas warga yang dievakuasi merupakan kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, balita, ibu hamil dan ibu menyusui, serta disabilitas. Mereka dievakuasi di sejumlah posko.

"Tempat evakuasi harus dicek betul kebersihannya. Protokol kesehatan juga harus diterapkan meski berada di tempat pengungsian," tutur LaNyalla.

"Jangan sampai warga yang dievakuasi justru malah terinfeksi virus corona. Apalagi untuk kelompok rentan," sambung Senator asal dapil Jawa Timur ini.

LaNyalla meminta pemda sigap untuk menyediakan segala kebutuhan bagi para pengungsi. Bukan hanya yang ada di posko pengungsian, tapi juga yang berada di luar tempat pengungsian.

"Pemda harus melindungi warga sebaik mungkin. Perhatikan keamanan dan kenyamanan mereka," tegas LaNyalla.

LaNyalla pun mengharapkan senator di Jawa Tengah dan DIY ikut memantau para pengungsi dan warga di sekitar Gunung Merapi. Para anggota DPD harus bisa membantu meringankan beban masyarakat.

Senator dari dapil Jateng adalah Denty Eko Widi Pratiwi, Casytha A. Kathmandu, Bambang Sutrisno, dan Abdul Kholik. Adapun senator dari dapil DIY adalah GKR Hemas, Hilmy Muhammad, Afnan Hadikusumo, dan Cholid Mahmud.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya