Berita

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana/Net

Presisi

Dua Pekan 330 Tersangka, Kapolda Metro Jaya: Jakarta Jadi Sasaran Peredaran Narkoba

KAMIS, 12 NOVEMBER 2020 | 22:47 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Hanya dalam dua pekan operasi dengan sandi Nila Jaya 2020, jajaran Polda Metro Jaya menangkap 330 orang tersangka narkoba. Banyaknya tersangka dikarenakan faktor Ibukota sebagai sasaran utama bisnis barang haram perusak anak bangsa.  

"(Banyaknya jumlah tersangka) Ini menunjukkan bahwa Jakarta dan sekitarnya merupakan sasaran untuk peredaran narkoba yang dilakukan oleh para sindikat narkoba," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana di Mapolda Metro Jaya, Kamis (12/11). 

Polda Metro Jaya rutin menggelar operasi nila jaya setiap tahun untuk memberantas narkoba. Pada operasi kali ini, polisi menyita 190 kilogram sabu, 265 kilogram ganja, 9.300 butir ekstasi, 8,16 kilogram tembakau gorila, 572 butir happy five, 18,51 gram bubuk ekstasi, dan 193 butir obat berbahaya
Di luar Operasi Nila Jaya 2020, polisi juga kerap mendapati kasus narkoba dengan barang bukti yang besar.

Di luar Operasi Nila Jaya 2020, polisi juga kerap mendapati kasus narkoba dengan barang bukti yang besar.

"Barang bukti itu seberat 228 kilogram, 446 kilogram, dan yang terakhir 800 kilogram," ujar mantan Kapolda NTB ini.
 
Nana tak menjelaskan secara detail kasus dan jenis barang bukti itu. Namun, dia mengajak semua pihak serius membentengi diri dari obat-obatan terlarang demi membebaskan Ibu Kota dari narkoba.

Dia mengingatkan narkoba salah satu musuh besar bangsa. Narkoba bisa menjadi ancaman serius, seperti terorisme dan korupsi. 
"Masalah narkoba menjadi masalah global yang tergolong extraordinary crime," kata Nana.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya