Berita

Tangkapan layar Evo Morales disambut meriah di Chimore/Repro

Dunia

Yel-yel 'Evo, Evo, Evo' Meriahkan Kota Chimore, Sambut Kembalinya Morales Mantan Presiden Pribumi Pertama

KAMIS, 12 NOVEMBER 2020 | 06:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kota Chimore yang dikelilingi hutan siang itu menjadi riuh. Puluhan ribu orang mengibarkan bendera pribumi Whipala yang berwarna-warni sambil bersorak, "Evo, Evo, Evo!" menyambut kembalinya mantan presiden Bolivia Evo Morales.  

Mantan presiden pribumi pertama negara itu pulang kembali ke Bolivia pada Senin (9/11), melintasi perbatasan dari Argentina, satu hari setelah 'anak didiknya' Luis Arce  dilantik sebagai presiden Bolivia. Sesampainya di Bolivia Morales melanjutkan perjalanannya ke kampung halamannya di Orinoca, Selasa (10/11).

Lalu ia tiba di Chimore pada Rabu (11/11), di jantung wilayah penghasil koka, di depan iring-iringan kendaraan yang menemaninya dalam tur mudik 600 mil (seribu kilometer) sejak melintasi perbatasan dari Argentina pada Senin. Dia kembali ke tempat yang dulu dia tinggalkan, seperti dikutip dari Aljazeera.


Dikelilingi oleh bunga putih dan daun koka, mantan pemimpin serikat petani koka ini berterima kasih kepada orang-orang di sana atas dukungannya selama setahun dia diasingkan.

"Kami adalah orang-orang yang terorganisir dan dimobilisasi, yang telah menunjukkan dalam waktu singkat bahwa Bolivia dapat berubah," kata Morales tak lama setelah tiba di Chimore.

“Tapi perjuangan ini bukan hanya dalam negeri, tapi juga internasional,” katanya, “itulah tanggung jawab besar yang kami miliki.”

Sambutan meriah itu memiliki makna khusus bagi Morales, setelah ia kehilangan dukungan angkatan bersenjata di tengah protes kekerasan terhadap pemilihannya kembali untuk masa jabatan keempat yang inkonstitusional.

"Sambutan ini menunjukkan kasih sayang, yang menuntut komitmen dan kesetiaan kami kepada orang-orang yang paling rendah hati. Kami tidak akan mengecewakan mereka," kata Morales selama perjalanannya.

Morales, yang kini berusia 61 tahun, mengenang bagaimana pada bulan Januari Jeanine Áñez, senator konservatif, mengambil alih kekuasaan setelah dia dipaksa turun dari jabatannya. Bahkan Anez ketika itu menyebutnya dengan 'orang biadab'.

"Hak Bolivia dan hak global harus tahu: 'orang biadab' ini kembali ke pemerintahan," tambah Morales sinis. "Kami berkuasa sekarang!"

Mantan pemimpin itu akan bergabung di Chimore oleh Presiden baru Luis Arce, penggantinya sebagai ketua partai Gerakan untuk Sosialisme (MAS).

Pada akun Twitternya, Kamis (12/11) Morales menulis:

"Setahun yang lalu kami meninggalkan bandara Chimoré dan berkata bahwa kami akan mengembalikan jutaan. Inilah kita, jutaan hari ini. Atas nama para korban pembantaian, yang dianiaya dan diasingkan, atas nama semua yang menderita, terima kasih banyak, saudara-saudara, karena tidak meninggalkan kami." 

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Pemerintah Didesak Tetapkan Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Rabu, 02 September 2026 | 12:22

Anggaran Kementerian LH 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp2,57 Triliun

Rabu, 02 September 2026 | 12:16

Film Animasi Terlaris China All Wishes Come True Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Rabu, 02 September 2026 | 11:56

Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Vladivostok

Rabu, 02 September 2026 | 11:53

Kapolri Minta Seluruh Kapolda Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 11:49

Siaga 98 Minta RUU Perampasan Aset Fokus pada Perampasan Tanpa Pemidanaan

Rabu, 02 September 2026 | 11:38

Prabowo Tiba di Vladivostok, Penuhi Undangan Putin Hadiri EEF ke-11

Rabu, 02 September 2026 | 11:24

Komdigi Usul Tambahan Rp3,23 Triliun, DPR Ingatkan Ini

Rabu, 02 September 2026 | 11:19

Mending Persoalkan Kasus Judol Ketimbang Ribut Pernyataan Budi Arie

Rabu, 02 September 2026 | 11:17

AHY: Posisi Boleh Berubah, Komitmen Demokrasi Harus Terjaga!

Rabu, 02 September 2026 | 10:58

Selengkapnya