Berita

Jurubicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito/Istimewa

Kesehatan

Zona Merah Bertambah, Satgas Covid-19 Minta Pemda Evaluasi Penerapan Protokol Kesehatan

RABU, 11 NOVEMBER 2020 | 08:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah daerah yang masuk risiko tinggi penularan (zona merah) bertambah, menurut catatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.

Jurubicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyebutkan, ada 27 kabupaten/kota yang masuk zona merah. Angka tersebut meningkat dari pekan lalu yang sebanyak 19 kabupaten/kota.

Berbeda, daerah yang masuk zona oranye atau memiliki risiko sedang penularan menurun menjadi 370, dari pekan sebelumnya sebanyak 371 kabupaten/kota.


Sementara, zona kuning atau daerah dengan risiko rendah pada pekan ini juga turun menjadi 97 kabupaten/kota dari sebelumnya 104 kabupaten/kota. Adapun zona hijau atau tidak memiliki kasus baru meningkat dari 8 menjadi 9 kabupaten/kota.

"Dan zona hijau (tidak terdampak) menurun dari 12 kabupaten/kota menjadi 11 kabupaten/kota," sambung Wiku dalam jumpa pers virtual yang disiarkan kanal Youtube BNPB, Selasa (10/11).

Dari data tersebut, Wiku melihat adanya perkembangan yang kurang baik pada pekan ini, khususnya terkait kenaikan jumlah daerah yang dari zona kuning menjadi zona oranye.

"Sangat disayangkan, terdapat 33 kabupaten/kota yang sebelumnya berada di zona kuning berpindah menjadi zona oranye," katanya.

Namun, yang menjadi sorotan Satgas Penanganan Covid-19 adalah jumlah daerah yang berpindah dari zona oranye ke zona merah. Padahal menurut Wiku, daerah yang sudah berada di zona oranye, seharusnya bisa berpindah ke zona kuning.

"Apabila masyarakat dan pemerintah daerah lengah, maka kabupaten/kota di zona oranye dapat berpindah ke zona merah. Dan ini terjadi pada 19 kabupaten/kota pekan ini," ungkapnya.

Karena itu, Satgas Penanganan Covid-19 memperkirakan sebab dari meningkatnya jumlah zona merah karena Pemerintah Daerah dan masyarakatnya lengah menerapkan protokol kesehatan.

Oleh sebab itu, Wiku menghimbau masyarakat menerapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan). Sementara pemerintah setempat menegakkan disiplin kepada masyarakat yang masih abai protokol kesehatan.

"Selain itu tingkatkan 3T bagi pemerintah daerah. Sehingga deteksi dini dapat dilakukan pada mereka yang positif dan kontak terdekatnya, serta pelayanan pasien dapat dilakukan lebih dini dan meningkatkan peluang untuk sembuh," tuturnya.

"Ingat penanganan Covid-19 adalah tanggung jawab kita bersama," demikian Wiku Adisasmito.

Untuk diketahui, 19 daerah yang masuk zona merah antara lain, Kota Bengkulu, Bantul, Karawang, Bekasi, Cilacap, Magelang, Karanganyar, Semarang, Kota Tegal, dan Tanah Bumbu.

Kemudian Kotawaringin Timur, Sukamara, Sumbawa, Kota Bima, Kota Kupang, Banggai Kepulauan, Kota Tomohon, Tanah Datar dan Kota Gunungsitoli.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Jawapos TV Tumbang, Televisi dan Radio Daerah Berguguran

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:24

UPDATE

Polda Metro Jaya Ajak Warga Manfaatkan Program Pemutihan Pajak hingga Akhir Agustus

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:11

IIW Indonesia 2026 Dorong Investasi dan Kolaborasi Industri Global

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:03

Indonesia dan Madagaskar Teken Dua Perjanjian Strategis

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:59

Sah! RUU P2SK Resmi Jadi UU, Purbaya Klaim Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46

Pergantian Pimpinan BGN Harus Dibarengi Peningkatan Kualitas MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:44

ICW Khawatir Ada Intervensi di Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Proses Penyidikan ke Publik

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:37

Prabowo Pernah Minta BPKP Tak Ragu Usut Orang Dekat Sebelum Dadan Ditangkap

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:25

KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim dan Sejumlah Lokasi Lain

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:09

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:06

Rupiah-IHSG Ambruk, Pengamat: Pasar Lebih Percaya Data, Bukan Pidato Pemerintah

Kamis, 04 Juni 2026 | 10:51

Selengkapnya