Berita

Warga Myanmar berbaris menuju tempat pemungutan suara/Net

Dunia

Dengan Protokol Kesehatan Ketat, Warga Myanmar Berlomba Beri Suara Untuk Aung San Suu Kyi

SENIN, 09 NOVEMBER 2020 | 12:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sang peraih Hadiah Nobel Perdamaian, Aung San Suu Kyi tampaknya akan kembali berkuasa setelah hasil perhitungan suara menunjukkan partainya, Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) mengambil kendali.

Otoritas Myanmar dijadwalkan untuk merilis hasil pemilihan awal pada Senin (9/11) dengan jumlah pemilih yang ternyata jauh lebih besar dari yang diperkirakan.

Dalam perhitungan suara sementara yang diunggah di halaman resmi Facebook-nya, NLD mengatakan telah memenangkan 15 dari 315 kursi yang diperebutkan di majelis rendah yang beranggotakan 425 orang.


"Kami yakin kami akan menang, sejauh kami dapat membentuk pemerintahan," kata jurubicara NLD Myo Nyun kepada Reuters melalui telepon.

Pada pemilihan 2015, NLD sendiri berhasil menang telak dan mengakhiri lebih dari lima dekade pemerintahan yang didikte oleh militer.

Selain itu, di tengah ancaman pandemi Covid-19, pemilih ternyata masih memiliki antusiasme yang tinggi. Buktinya, para pemilih di kota terbesar Myanmar, Yangon, muncul dalam jumlah besar Minggu (8/11) untuk memberikan suara.

Meski begitu, protokol kesehatan yang ketat diberlakukan. Para pemilih wajib menggunakan masker dan sarung tangan plastik. Sebelum masuk, suhu tubuh mereka akan dicek dan hand sanitizer akan diberikan oleh petugas.

"Saya pikir orang-orang bersemangat untuk memilih, karena mereka ingin melarikan diri dari perjuangan politik. Mereka menginginkan demokrasi yang sebenarnya," ujar administrator lingkungan dan pejabat di TPS Pho Myae Yangon, Zaw Win Tun.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya