Berita

Staf Khusus Presiden RI, Aminuddin Ma'ruf, kembali menerima perwakilan aktivis mahasiswa di lingkungan Istana Negara Jakarta terkait protes terhadap UU Cipta Kerja, Jumat (6/11)/Net

Politik

Terima Perwakilan Mahasiswa, Stafsus Milenial Catat Poin-poin Protes UU Cipta Kerja

SABTU, 07 NOVEMBER 2020 | 21:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Staf Khusus Presiden RI, Aminuddin Ma'ruf, kembali menerima perwakilan aktivis mahasiswa di lingkungan Istana Negara Jakarta terkait protes terhadap omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja, Jumat (6/11).

Mahasiswa yang datang kali ini berasal dari Dewan Mahasiswa (Dema) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri seluruh Indonesia.

Delegasi yang hadir adalah Koordinator Pusat Dema PTKIN, Ongky Fachrur Rozie yang berasal dari UIN Sunan Ampel Surabaya, Presiden Mahasiswa IAIN Samarinda, Fatimah, Presiden Mahasiswa UIN Sunan Kaligaja Yogyakarta, Ahmad Rifaldi, Presiden Mahasiswa Dema UIN Alauddin Makasar, Ahmad Aidil Fahri, Presiden Mahasiswa IAIN Lampung, M. Munif, Presiden Mahasiswa IAIN FM Papua, Mahfud, M. Fauzan dari UIN Banten, Presiden Mahasiswa UIN Semarang, Rubait Burhan, dan Presiden Mahasiswa UIN Malang, Aden Farih.


Dalam kesempatan itu, Ongky Fachrur Rozie mengatakan, pihaknya tidak menolak keseluruhan UU Ciptaker, namun ada sejumlah pasal dan klaster yang perlu dikritisi.

"Di antara yang perlu kami kritisi adalah UU 11/2020 yang kami pandang cacat secara formil dan materil, karena tidak sesuai dengan pembentukan peraturan perundang-undangan yang termaktub dalam UU 12/2011, dan jauh dari asas demokratis serta partisipasi publik," ucap dia dalam keterangannya, Sabtu (7/11).

Dema PTKIN juga menolak Pasal 10 paragraf 2 tentang kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang yang terdapat dalam Bab 3 tentang peningkatan ekosistem dan kegiatan berusaha (klaster administrasi pemerintahan).

"Kemudian, Dema PTKIN menolak penghapusan UU 32/2009 pasal 93 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup pada UU 11/2020 tentang pembahasan amdal (klaster penyederhanaan perizinan tanah)," ujar Ongky.

Terakhir, Ongky mengatakan bahwa Dema PTKIN ikut berpartisipasi dalam pengawalan uji materi (judicial review). Dema PTKIN menuntut pelibatan setiap elemen dalam pengambilan kebijakan, dan siap menjadi mitra kritis pemerintah dalam setiap kebijakan.

Atas sejumlah catatan di atas, Stafsus Presiden RI, Aminuddin Maruf menyambut baik ikhtiar teman-teman BEM dan Dema PTKIN untuk membuka ruang dialog dan menyampaikan poin-poin protes.

"Saya mengapresiasi itikad baik adik-adik mahasiswa, dan pemerintah menjamin hak dan kebebasan sahabat-sahabat mahasiswa untuk menyuarakan pendapat, karena itu amanat konstitusi," tandasnya.

Pemerintah berkomitmen untuk terus memfasilitasi setiap ikhtiar elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, dalam menyampaikan pendapat, demi terjaganya iklim demokrasi yang sehat di republik ini.

"Apa yang menjadi catatan dan rekomendasi teman-teman akan kami pelajari, dan sesegera mungkin akan saya sampaikan kepada Bapak Presiden," tutup Aminuddin Ma'ruf, stafsus milenial ini.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya