Berita

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu/Net

Dunia

Menlu Turki Mevlut Cavusoglu: Meningkatnya Rasisme Dan Islamofobia Telah Mengikis Nilai-nilai Uni Eropa

SABTU, 07 NOVEMBER 2020 | 12:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan bahwa meningkatnya tren populisme, xenofobia, rasisme, dan Islamofobia di Eropa telah mengikis nilai-nilai yang diwakili oleh Uni Eropa.

Hal itu disampaikan Cavusoglu saat berbicara pada pembukaan pertemuan informal Proses Kerjasama Eropa Tenggara (SEECP) di provinsi Antalya di Mediterania Turki.

Di hadapan rekan-rekannya Cavusoglu mengatakan bahwa proses integrasi UE adalah pelopor untuk perubahan dan pembangunan bagi banyak negara kawasan, terutama pada tahun 1990-an dan awal 2000-an.


“Turki, sebuah negara yang telah berintegrasi dengan UE di banyak bidang, berharap blok itu berhasil dan sejalan dengan cita-cita pendiriannya,” kata Cavusoglu, seraya menambahkan bahwa Ankara juga berharap UE untuk lebih bersatu alih-alih menjadi diskriminatif, seperti dikutip dari Daily Sabah, Jumat (6/11).

Cavusoglu mengatakan hal tersebut merujuk pada keputusan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang mengizinkan penerbitan karikatur yang menggambarkan Nabi Muhammad dengan dalih kebebasan berekspresi.

Dia mengatakan bahwa sementara negara-negara ini merasa bebas untuk menyerang nilai-nilai paling suci dengan kedok kebebasan berbicara, namun mereka menganggap setiap kritik sebagai serangan ketika itu tentang diri mereka sendiri.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya