Berita

Presiden AS Donald Trump/Net

Dunia

Trump Bicara Kepada Penasihatnya, Akui Bahwa Dia Kemungkinan Tidak Menang

SABTU, 07 NOVEMBER 2020 | 11:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sumber Gedung Putih mengatakan, "Trump mulai mengakui kepada penasihat di sekitarnya bahwa ia mungkin tidak bisa meraih kemenangan."

Nampaknya petahana Presiden Donald Trump mulai bersikap realistis. Namun, ini tidak berarti Trump akan mengakui kekalahannya begitu saja atau mengabaikan proses hukum, kata sumber tersebut menekankan, seperti dikutip dari CNN, Sabtu (7/11).

Sumber itu merujuk kepada isi tweet Trump baru-baru yang nampaknya ditujukan kepada Biden. Trump mengatakan agar tidak secara salah mengklaim jabatan presiden. Trump menekankan bahwa jika Biden bisa mengklaim kemenangan sementara surat suara masih dihitung maka dia juga bisa melakukannya.


"Saya juga bisa membuat klaim itu," cuit Trump.

Jika Trump kehilangan banyak suara di Pennsylvania, Arizona, dan Georgia, maka sudah bisa diduga bahwa Biden mendekati kemenangannya untuk meraih 270 suara electoral

"Bukan kepulan asap putih dari Sayap Barat," tulis CNN dalam laporan beritanya, menambahkan bahwa telah muncul realisme baru.

Sebelumnya, tim kampanye Trump mengatakan 'pemilihan ini belum berakhir' setelah Biden memimpin di dua negara bagian utama. Trump perlu memenangkan kedua negara bagian untuk dipilih kembali.

"Pemilihan ini belum berakhir. Proyeksi palsu tentang Joe Biden sebagai pemenang didasarkan pada hasil di empat negara bagian yang masih jauh dari final," kata penasihat umum kampanye Trump, Matt Morgan dalam sebuah pernyataan.

Dia terus menuduh kecurangan dan penyimpangan pemilih di Georgia, Pennsylvania, dan Nevada.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya