Berita

Pemilih sedang memberikan suaranya untuk Pilpres AS 2020/Net

Dunia

Ribuan Kasus Kecurangan Surat Suara Ditemukan Di Nevada, Partai Republik Ajukan Tuntutan Pidana

SABTU, 07 NOVEMBER 2020 | 06:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Partai Republik Nevada (NV) mengumumkan mereka telah mengirimkan pengaduan pidana ke Departemen Kehakiman pada Kamis (5/11) dengan tuduhan kecurangan pemilu. Disebutkan dalam tuduhan itu bahwa mereka telah menemukan sebanyak 3.602 kasus kecurangan di negara bagian tersebut.

"Pengacara kami baru saja mengirim rujukan kriminal ke Jaksa Agung AS William Barr terkait setidaknya 3.062 kasus penipuan pemilih," iai pernyataan Partai Republik Nevada, seperti dikutip dari The Hill, Jumat (6/11).

“Kami berharap angka itu tumbuh secara substansial. Ribuan orang telah diidentifikasi yang tampaknya telah melanggar hukum dengan memberikan surat suara setelah mereka pindah dari NV."


Tuduhan pidana datang karena saluran berita belum mengumumkan kemungkinan pemenang dalam persaingan antara Presiden Trump dan kandidat Demokrat Joe Biden, karena kampanye Trump dan Partai Republik telah mengajukan beberapa tuntutan hukum yang tidak berhasil di negara bagian barat daya itu.

The Washington Post (Post) melaporkan bahwa pengacara partai mengirim daftar pemilih yang diidentifikasi dengan memeriksa ulang nama dan alamat pendaftaran pemilih dengan database Perubahan Alamat Nasional, kepada Jaksa Barr.

Undang-undang Nevada mengizinkan penduduk untuk memberikan suara setelah pindah dari negara bagian jika mereka bertugas di militer, pasangannya seorang militer, atau sedang bersekolah militer.

Persatuan Kebebasan Sipil Amerika (ACLU) Nevada menunjukkan dalam sebuah tweet pada hari Kamis setelah pengumuman rujukan kriminal bahwa pemilih di negara bagian itu tidak kehilangan hak mereka untuk memilih ketika mereka meninggalkan negara bagian untuk sementara waktu.

"ACLU Nevada sedang mengawasi untuk memastikan pemilihan ini tetap adil dan kami siap untuk melawan jika ada kasus serius yang diajukan," tulis Nikki Levy, seorang pengacara staf ACLU Nevada, dalam pernyataan tweet.

Sebelumnya Kamis, Joe Gloria, pencatat pemilih Clark County, mengatakan kepada Post saat menanggapi pertanyaan tentang potensi penipuan pemilih bahwa dia akan menyelidiki setiap insiden yang dilaporkan kepadanya.

“Kami teguh dalam komitmen kami untuk memastikan bahwa kami memproses surat suara," katanya.

Sebagian besar surat suara di Clark County, menurut Gloria, kemungkinan akan dihitung pada akhir pekan, menambahkan bahwa pemrosesan surat suara tidak akan selesai hingga 12 November.

Sementara, seorang pejabat Departemen Kehakiman, yang berbicara kepada Post dengan syarat anonim untuk membahas langkah yang dapat mengarah pada penyelidikan, mengonfirmasi bahwa departemen telah menerima rujukan dan bahwa para pejabat sedang memeriksanya.

Kampanye Trump telah mengajukan beberapa tuntutan hukum di Nevada karena negara bagian terus memproses masuknya surat suara di tengah pandemi virus corona.

Pada hari Kamis, tim kampanye Trump mengajukan gugatan yang menuduh bahwa suara Nevada diberikan oleh orang yang sudah meninggal dan bukan penduduk. Kampanye itu juga mengancam akan mengajukan gugatan federal untuk menghentikan penghitungan suara yang tidak sah.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya