Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Akun Mantan Penasihat Trump Tentang Pemenggalan Pejabat Pemerintah Disemprit Twitter Dan Dihapus YouTube

JUMAT, 06 NOVEMBER 2020 | 08:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Twitter melarang akun yang terkait dengan mantan kepala strategi Gedung Putih, Steve Bannon, pada hari Kamis. YouTube bahkan menghapus salah satu videonya setelah dia menyerukan pemenggalan dua pejabat federal.

Mantan penasihat Trump itu, dalam sebuah video untuk rekaman podcastnya, mengatakan dia ingin memenggal kepala Direktur FBI Christopher Wray dan Dr. Anthony Fauci, ahli penyakit menular andalan pemerintah.

Bannon mengatakan dia akan 'menaruh kepala di tombak' sebagai "peringatan kepada birokrat federal'  merujuk pada Inggris era Tudor.


"Akun @WarRoomPandemic telah ditangguhkan secara permanen karena melanggar Peraturan Twitter, khususnya kebijakan kami tentang pemujaan kekerasan," kata Twitter dalam sebuah pernyataan. Platform tersebut memiliki  kebijakan yang kuat  untuk menentang pemujaan kekerasan, seprti dikutip dar NBC News, Jumat (6/11).

YouTube mengatakan telah menghapus video dan memberikan 'teguran' pada akun tersebut. Bila sampai teguran ketiga akun tersebut tetap menyalahi peraturan, maka perusahaan akan memblokirnya. Teguran untuk sementara ini hanya menonaktifkan pengunggahan, setidaknya selama seminggu, menurut YouTube.

“Kami telah menghapus video ini karena melanggar kebijakan terhadap penghasutan kekerasan. Kami akan terus waspada saat kami menegakkan kebijakan kami dalam periode pasca pemilihan," kata juru bicara YouTube Alex Joseph dalam sebuah pernyataan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya