Berita

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova/Net

Dunia

Rusia Khawatir Sarang Teroris Baru Akan Tercipta Di Kaukasus Selatan

JUMAT, 06 NOVEMBER 2020 | 06:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Konflik Nagorno-Karabakh terus memanas terutama setelah Armenia mengklaim memiliki bukti-bukti adanya campur tangan Israel dan Turki. Di tengah persoalan yang kian rumit itu Rusia mengungkapkan kekhawatirannya tentang Kaukasus Selatan yang kemungkinan akan menjadi sarang teroris baru.

"Menurut informasi kami, anggota organisasi teroris dari Timur Tengah, yang memiliki banyak darah di tangan mereka, sedang diangkut ke zona konflik Karabakh," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova kepada wartawan, Kamis (5/11).

Zakharova mengatakan bukan kedatangan tentara bayaran Jihadis yang membuat mereka khawatir tetapi dampak dari perkembangan situasi itu.


“Kami berbicara tentang tentara bayaran Jihadis radikal. Perkembangan situasi seperti itu berisiko menciptakan sarang teroris baru, kali ini di Kaukasus Selatan,” katanya, seperti dikutip dari Radio of Armenia, Kamis (5/11).

Dia mencatat bahwa "Rusia telah berbicara secara terbuka tentang ini sejak kami memperoleh informasi yang relevan."

Siituasi di zona konflik Karabakh tetap tegang selama sepekan. Zakharova meminta agar para pihak saling menahan diri untuk menghindari penargetan penduduk sipil.

“Selama sepekan terakhir, situasi di zona konflik Nagorno-Karabakh tetap tegang. Baku tembak terekam ke segala arah dari garis kontak. Objek sipil juga menjadi sasaran. Kami mendesak pihak-pihak untuk menunjukkan toleransi yang lebih kuat, menghindari pemogokan penduduk sipil dan tidak membiarkan campur tangan pasukan eksternal,” kata Zakharova.

Dia mengatakan bahwa langkah-langkah praktis diperlukan untuk mencapai gencatan senjata dan de-eskalasi, serta memulai kembali negosiasi untuk resolusi damai.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya