Berita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersama Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Prabowo Jadi Menteri Terbaik Karena Bimbingan Jokowi? Ini Bacaan Cak Hamid

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 | 15:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto kembali menjadi menteri yang dianggap kinerjanya paling baik di Kabinet Indonesia Maju pimpinan Jokowi-Maruf.

Lembaga survei Indo Barometer baru saja merilis hasil survei kinerja menteri Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024 selama setahun menjabat.

Hasilnya, Prabowo Subianto (29,3 persen), disusul berurutan Nadiem Makarim (16,3 persen), Sri Mulyani Indrawati (15,2 persen), Erick Thohir (12,2 persen), dan Mahfud MD (8,8 persen).


Ada yang menilai, capain positif Prabowo itu tidak lepas dari proses bimbingan Presiden Jokowi sebagai atasan.

Pengamat politik yang juga Direktur Visi Indonesia Strategis, Abdul Hamid mengatakan, penilaian itu sah-sah saja. Tapi menurutnya, itu bukan faktor utama apalagi faktor tunggal.

"Saya kira bisa iya bisa tidak. Jokowi sebagai presiden pasti memberikan bimbingan kepada para menterinya yang notabene sebagai pembantu presiden. Ada campur tangan presiden di sana, tapi menurut saya bukan faktor determinan," ujar Cak Hamid sapaan akrabnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (5/11).

Jelas Cak Hamid, apabila bimbingan Jokowi betul-betul efektif, seharusnya semua menteri akan berprestasi. Selanjutnya, tidak ada cerita Jokowi marah-marah saat rapat kabinet, seperti yang kerap terjadi belakangan ini.

"Artinya apa, Prabowo dipersepsikan sebagai menteri paling berprestasi ya tentu faktor utamanya adalah karena dia berhasil menunjukkan dirinya sebagai orang yang benar-benar mampu bekerja dengan baik dan maksimal. Dia bisa menempatkan dirinya dengan baik, baik saat menjadi capres lawan Jokowi ataupun saat menjadi pembantu presiden," ucapnya.

Tapi, masih bacaan Cak Hamaid, penilaian sebagai menteri terbaik yang dialamatkan kepada Prabowo sifatnya masih sangat reduktif.

Karena bagaimana pun, ketua umum Partai Gerindra itu merupakan mantan capres, punya basis pendukung yang lumayan banyak dan masih loyal. Sementara menteri-menteri yang lain tidak punya basis suara yang cukup.

"Diakui atau tidak, basis pemilih saat pilpres turut andil juga dalam menempatkan Prabowo sebagai menteri terbaik. Itulah value added Prabowo ketimbang menteri lainnya," tutup Cak Hamaid.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

KKB dan Ancaman Nyata terhadap Kemanusiaan di Papua

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:59

Telkom Turunkan 20 Ribu Personel Amankan Layanan Telekomunikasi

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:40

Salat Id Sambil Menikmati Keindahan Gunung Sumbing dan Sindoro

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:19

PKS Minta DPR dan Pemerintah Rombak APBN 2026

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:55

Ketika Gerakan Rakyat Kehilangan Akar

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:35

BGN Perketat Pengawasan Sisa Pangan dan Limbah MBG

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:15

Tokoh Perempuan Dorong Polri Telusuri Dugaan Aliran Dana Asing

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:59

Arsitek Penyelesaian Kasus HAM Masa Lalu di Timor Leste

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:33

Pertemuan Prabowo-Megawati Panggilan Persatuan di Tengah Kemelut Global

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:13

Pengamanan Selat Bali

Jumat, 20 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya